alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Mulai Verifikasi 327 Calon Penerima Bantuan RTLH di Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan dipastikan akan direhab tahun ini. Pemkot Pasuruan kini tengah memverifikasi calon penerima bantuan rehab.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso menyebut, verifikasi dilakukan supaya bantuan rehab tepat sasaran. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon penerima bantuan rehab.

Di antaranya bangunan rumah berdiri di atas lahan pribadi dan tidak sedang dalam sengketa. Kemudian, juga tidak pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu tertentu.

Verifikasi lapangan juga dilakukan untuk memastikan kondisi rumah yang termasuk dalam kriteria tidak layak, sehingga perlu direhab menggunakan bantuan stimulan itu. “Saat ini kami tengah melakukan verifikasi,” bebernya.

Sehingga ada kemungkinan calon penerima yang urung mendapatkan bantuan rehab. Hal itu bisa terjadi ketika dinyatakan tak lolos dalam proses verifikasi.

Sama halnya dengan tahun 2019 lalu, dari 185 unit RTLH yang direhab, 73 di antaranya dicoret. Dengan begitu, RTLH yang direhab sebanyak 112 unit. Lokasinya tersebar di Kelurahan Trajeng, Mandaranrejo, Panggungrejo, dan Tambaan.

“Tahun ini yang diverifikasi sebanyak 327 unit RTLH,” kata Budi.

Dana bantuan rehab nantinya berasal dari dua sumber. Sebanyak 127 unit RTLH diajukan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK). Sedangkan, 200 unit yang merupakan peralihan program Dinas Sosial bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

“Namun, nominal bantuannya sama, Rp 17,5 juta. Mekanisme penyaluran dan pengelolaan bantuan juga sama,” pungkasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan dipastikan akan direhab tahun ini. Pemkot Pasuruan kini tengah memverifikasi calon penerima bantuan rehab.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso menyebut, verifikasi dilakukan supaya bantuan rehab tepat sasaran. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon penerima bantuan rehab.

Di antaranya bangunan rumah berdiri di atas lahan pribadi dan tidak sedang dalam sengketa. Kemudian, juga tidak pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu tertentu.

Verifikasi lapangan juga dilakukan untuk memastikan kondisi rumah yang termasuk dalam kriteria tidak layak, sehingga perlu direhab menggunakan bantuan stimulan itu. “Saat ini kami tengah melakukan verifikasi,” bebernya.

Sehingga ada kemungkinan calon penerima yang urung mendapatkan bantuan rehab. Hal itu bisa terjadi ketika dinyatakan tak lolos dalam proses verifikasi.

Sama halnya dengan tahun 2019 lalu, dari 185 unit RTLH yang direhab, 73 di antaranya dicoret. Dengan begitu, RTLH yang direhab sebanyak 112 unit. Lokasinya tersebar di Kelurahan Trajeng, Mandaranrejo, Panggungrejo, dan Tambaan.

“Tahun ini yang diverifikasi sebanyak 327 unit RTLH,” kata Budi.

Dana bantuan rehab nantinya berasal dari dua sumber. Sebanyak 127 unit RTLH diajukan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK). Sedangkan, 200 unit yang merupakan peralihan program Dinas Sosial bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

“Namun, nominal bantuannya sama, Rp 17,5 juta. Mekanisme penyaluran dan pengelolaan bantuan juga sama,” pungkasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/