Uang Sebanyak Rp 1 Miliar Milik Koperasi yang Dicuri adalah Sisa Hasil Usaha

PASURUAN, Radar Bromo– Tiga pelaku pembobol brankas milik KPRI sudah dibekuk. Pengurus KPRI Wahana Bahagia, tentu saja ikut senang. Sebab uang yang dibawa pelaku jumlahnya banyak.

Ketua KPRI Wahana Bahagia Fausi mengaku, uang Rp 1,1 miliar itu baru diambil dari bank dua hari sebelum pencurian terjadi. Uang itu merupakan sisa hasil usaha (SHU).

Sedianya uang itu akan dibagikan kepada anggota koperasi menjelang Lebaran. “Sebagian sudah dibagikan, sekitar 100 anggota. Nah uang yang dicuri ini merupakan SHU untuk 900 anggota,” jelasnya.

Pihaknya sendiri baru mengetahui aksi pencurian pagi hari. Tepatnya ketika pegawai koperasi masuk kantor. Mulanya para pegawai tak curiga. Sebab, kondisi pintu kantor di bagian depan masih utuh. Setelah masuk, diketahui ruangan di kantor tersebut berantakan.

“Setelah dicek, tembok bagian barat itu sudah jebol, brankas terbuka dan isinya raib. Mendapat laporan itu saya langsung meminta pegawai untuk tidak menyentuh barang-barang di sana sebelum kepolisian datang,” jelas Fausi.

Menurutnya, saat malam hari memang tidak ada Satpam di koperasi. Satpam hanya bertugas siang hari. Lalu, setiap tahun rutin ada pembagian SHU. Fauzi menduga, para pelaku sudah mengendus keberadaan uang SHU Rp 1,1 M itu.  (tom/fun)