Tarif Jargas Rumah Tangga Sudah Ditetapkan, Pembayaran Efektif Bulan Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Setelah dilakukan public hearing beberapa bulan lalu, Badan Pengatur Hilir Miyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah menentukan harga jual gas bumi. Gas ini disalurkan melalui pipa untuk konsumen rumah tangga dan pelanggan kecil pada jaringan pipa distribusi Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya penentuan harga tersebut, pembayaran atas penggunaan gas akan diefektifkan sejak bulan ini.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi mengatakan, pihaknya baru menerima peraturan penentuan harga jual pada minggu pertama bulan Januari. Penetapannya dilakukan Desember tahun 2019 lalu. Atas dasar tersebut maka pengenaan tarif penggunaan mulai diefektifkan.

“Kami mendapat salinan peraturan penentuan harga jual beberapa waktu lalu dari BPH Migas. Jadi, aturan tersebut akan diberlakukan, maka tarif penggunaan yang sebelumnya belum ada ketentuan. Sekarang sudah ditentukan dan akan efektif mulai awal januari,” ujarnya.

Dari aturan yang telah diterbitkan, harga jual gas bumi melalui pipa melalui badan usaha untuk konsumen rumah tangga dan pelanggan kecil  diberlakukan untuk beberapa klasifikasi. Diantaranya Rumah Tangga 1 (RT-1) dan Pelanggan Kecil 1 (PK-1) maksimal harga jual Rp 4.250 per-meter kubik. Rumah Tangga 2 (RT-2) dan Pelanggan Kecil 2 (PK-2) maksimal harga jual Rp 6.000 per-meter kubik.

Rumah tangga merupakan konsumen gas bumi yang pemanfaatnya untuk kebutuhan sendiri dengan  jumlah pemakaian gas bumi sampai dengan 50 meter kubik perbulan. Sedangkan pelanggan kecil merupakan konsumen gas bumi yang pemanfaatannya untuk kebutuhan sendiri dengan jumlah pemakaian gas bumi sampai dengan 1.000  per-meter kubik per-bulan).

“Dengan adanya penetapan harga tersebut, bulan ini sudah berlaku. Tarif yang akan dikenakan pada bulan-bulan sebelumnya dilakukan secara akumulasi, ini kebijakan langsung dari BPH,” pungkasnya.

Menurutnya harga yang telah ditetapkan oleh BPH Migas merupakan hasil perhitungan yang berasal dari distributor dan konsumen. Dimana dasar perhitungan tersebut sangat penting sebagai bahan pertimbangan agar penentuan harga yang harus sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

“Penentuan harga jual gas ditetapkan se ekonomis mungkin, mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik,” tandasnya. (ar/fun)