Selama Car Free Month Bromo, 6 Spot Ini Masih Bisa Dilalui Kendaraan  

SUKAPURA, Radar Bromo Selama car free month (sebulan bebas kendaraan bermotor), 24 Januari-24 Februari, kaldera Gunung Bromo dibebaskan dari kendaraan bermotor. Namun, ada enam spot yang tetap bisa dikunjungi wisatawan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Kepala Seksi 1 Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Sarmin mengatakan, selama bulan Kapitu, kaldera Bromo dibebaskan dari bunyi bising kendaraan bermotor. Yaitu mulai Lautan Pasir, Bukit Teletubbies atau sabana, dan kawah Gunung Bromo.

STERIL KENDARAAN: Lautan pasir jadi kawasan yang steril kendaraan selama car free month. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

“Jadi kendaraan bermotor tidak boleh masuk ke sini. Wisatawan hanya boleh masuk dengan cara berjalan kaki, naik kuda, atau bersepeda biasa,” katanya.

Namun, diungkapkan Sarmin, ada enam spot wisata di kawasan Bromo yang tetap bisa dikunjungi wisatawan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Antara lain, Bukit Kedaluh atau Kingkong, Gunung Penanjakan, Bukit Cinta melalui jalur Pasuruan.

Untuk kawasan Malang, wisatawan bisa berkunjung ke Jemplang dan Coban Trisula. ”Sedangkan di daerah Lumajang, wisatawan diperbolehkan menggunakan kendaraan hingga Ranu Pani,” ujarnya.

Sarmin mengungkapkan, upaya ini dilakukan untuk menghormati kearifan lokal Suku Tengger dalam melaksanakan Pujan Kapitu. Juga bertujuan untuk recovery atau pelestarian alam di kawasan Bromo dan sekitarnya. Caranya, dibebaskan sejenak dari kebisingan kendaraan bermotor.

“Masyarakat Hindu Tengger dalam Pujan Kapitu atau bulan ketujuh dari kalender sedang melaksanakan ritual puasa putih. Yaitu dengan menahan perilaku atau sifat keduniawian dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Kita hormati itu,” ungkapnya.

Caranya, BBTNBTS membuat kebijakan car free month di kawasan kaldera Bromo. Selama itu, wisatawan hanya boleh berkunjung ke Bromo dengan jalan kaki atau menggunakan jasa kuda. (mas/hn)