Pria yang Pingsan di Musala Ternyata Orang Gangguan Jiwa yang Lompat dari Motor Ayahnya

NGULING, Radar Bromo– Pria yang sempat menggegerkan warga Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan ternyata mengalami gangguan jiwa. Ia terluka lantaran lompat dari atas motor ketika dibonceng ayahnya.

Penyidik Polsek Nguling Bripka Benny Irawan menyebut pria tersebut memang tak membawa tanda pengenal berupa KTP. Beberapa saat setelah mendapat perawatan luka di Puskesmas Nguling, ia sadar.

ODGJ: Agus Harianto ternyata memiliki gangguan jiwa. (Foto dok)

“Kemarin (Rabu, 15/1) sudah sadar setelah dirawat. Kemudian kami telusuri informasi keluarganya, ternyata yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa,” terang Benny.

Ia diketahui bernama Agus Harianto, 30, asal Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Sebelum ditemukan warga, Agus berboncengan motor dengan ayahnya. Sesampainya di sekitar Pasar Ngopak, Agus lompat. “Setelah itu dia lari ke arah timur, tidak terkejar oleh ayahnya,” jelas Benny.

Seperti diberitakan sebelumnya, Agus ditemukan warga di sebuah musala di Desa Sedarum, Selasa (14/1) sore. Ia lantas dibawa ke Puskesmas setempat. Sebab Agus tak sadarkan diri dengan kondisi kepala belakang terluka. (tom/fun)