Dua Sekawan asal Purwosari Ini Nekat Jadi Pengedar Demi Bisa Nikmati Sabu

PANDAAN – Alasan dua warga asal Desa Karangrejo, Purwosari ini tak masuk diakal. Betapa tidak, gara-gara kecanduan sabu-sabu, mereka nekat jadi pengedar. Kini mereka yakni Agus Supriyanto dan Bagus Prasetyo, harus mendekam di balik jeruji besi setelah dibekuk Polres Pasuruan, Selasa (15/1) malam lalu.

AKP Nanang Sugiyono, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku ini terjadi di warung kopi tepatnya di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. “Kedua orang ini merupakan teman karena awalnya sama-sama pemakai akhirnya menjual sabu juga sebagai modal untuk sabu yang dipakai,” terangnya.

Kedua pelaku tersebut adalah Agus Supriyanto, 25, dan Bagus Prasetyo, 24. Keduanya Dusun Damarjati, Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Untuk kesehariannya Agus adalah pekerja pabrik dan Bagus pekerja serabutan.

Dari pengakuan keduanya, Agus sendiri sudah melakoni bisnis haram ini sejak setahun yang lalu. Sementara Bagus sejak 3 bulan yang lalu. Dari hasil menjual sabu, hasilnya dipakai untuk menikmati barang haram tersebut. Saat diamankan, ditemukan 1 kantong plastik kecil berisi narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat kotor 0,27 gram, 1 buah smartphone yang diamankan dari tersangka Bagus Prasetyo.

Pelaku langsung digelandang ke Polres Pasuruan dengan dugaan menerima, menjadi perantara dalam jual beli dan memiliki atau menyimpan narkotika gol I jenis Sabu. Pelaku bisa dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman hukuman minimal 5 sampai 20 tahun penjara. (eka/fun)