alexametrics
29 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Razia Malam Mingguan Jaring 51 Pemuda, 5 di Antaranya Perempuan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Agenda Sabtu (14/12) di malam minggu lalu dilewati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, dengan menggelar razia. Seperti biasa, razia menyasar gangguan ketentraman dan ketertiban umum (Tantribum), di wilayah kota. Hasilnya, Satpol PP menjaring 51 pemuda di lokasi yang berbeda.

Kasatpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, razia tantribum Sabtu lalu tersebut rutin dilakukan. Terlebih lagi menjelang natal dan tahun baru (Nataru). Mengingat, seiring waktu lokasi yang sering dilakukan razia, maka para pemuda tersebut berpindah tempat. Kendati demikian, petugas pun tidak mau kecolongan.

Razia dilakukan secara acak. Adapun titik lokasi di antaranya pasar Mangunharjo atau Babian, stadion, alun-alun dan Taman Maramis. Termasuk di sekitar Patung Sapi (Kebonsari Kulon) dan lokasi lainnya. “Razia ditujukan untuk mengurangi adanya gangguan tantribum, lebih lagi menginjak Nataru,” beber Agus.

Dia memaparkan, razia digelar mulai pukul 20.00. Di lokasi pertama menyisir Jalan Hasan Bisri, di Kelurahan Wonoasih. Di lokasi yang berada tepat di pinggir sawah ini, petugas mendapati sejumlah remaja sedang pesta miras. Namun petugas hanya berhasil mengamankan beberapa anak. “Saat petugas datang, mereka (pemabuk, Red) banyak yang melarikan diri,” beber Agus.

Kemudian, petugas bergeser menuju lokasi baru lain, yakni di Jl KH. Rizal Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan. Lokasinya hampir mirip dengan lokasi yang pertama, yakni di pinggiran sawah. Di sana, petugas mengamankan sejumlah pemuda pesta miras dan di antaranya merupakan perempuan. “Ada seorang perempuan di sana, dan petugas langsung membawanya juga,” bebernya.

Usai membawa sejumlah pemuda yang didapati sedang pesta miras, petugas mendapat laporan jika ada sejumlah pemuda yang sedang asyik pesta miras di sekitar alun-alun di sisi utara masjid agung. “Mendapati laporan itu, petugas langsung berangkat ke lokasi. Di sana, petugas mendapati puluhan pemuda sedang pesta miras. Mereka berkedok minum kopi di trotoar. Karena sudah ada barang bukti, petugas langsung membawa puluhan pemuda ini ke Mako Satpol PP,” imbuh Agus.

Tak luput juga di Jl Nusa Indah, gang menuju Stadion Bayuangga, petugas kembali mendapati puluhan pemuda sedang pesta miras. “Mereka sempat mengelak. Tapi karena ditemukan barang bukti 1 botol miras jenis arak, mereka hanya bisa pasrah saat diminta ikut ke Mako,” tambah Kasatpol PP.

Mengakhiri perburuan, petugas menyisir Stadion Bayuangga. Hal yang sama didapati di lokasi tersebut. Hanya saja lantaran ada dua kelompok yang berbeda, maka petugas cukup kewalahan untuk mengejar pemuda yang melarikan diri. “Untuk jumlahnya, kami tidak menghitung rinci tiap lokasi. Yang jelas di stadion ada sekitar belasan orang yang berhasil diamankan,” tandas Agus.

“Hasil dari pendataan, dari 51 pemuda yang diamankan. Mayoritas warga Kabupaten Probolinggo yakni sebanyak 41 pemuda. Sisanya, yakni 10 pemuda warga kota. Dari total 51 pemuda yang terjaring razia, lima di antaranya perempuan yang sudah tidak sekolah,” pungkasnya. (rpd/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia.

Kerap Sepi, Dewan Soroti Penataan Pasar Poncol

Dewan menilai aset pemkot ini tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak los yang ditinggal oleh pedagang.

Hentikan Pengiriman Air Bersih di Kab Pasuruan 28 November

Sesuai SK kedaruratan bencana, prediksi pengiriman air bersih akan dihentikan akhir bulan ini.

Kena Tol Paspro, Delapan Makam di Banjarsawah Tegalsiwalan Dipindah

Rukun Kepaten Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, memindahkan kuburan itu ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.

Mulai Ekskavasi Goa Jepang di Gempol, Libatkan BPCB-Arkeolog

Proses ekskavasi Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol mulai dilakukan.