alexametrics
25C
Probolinggo
Thursday, 21 January 2021

Anggaran Pemeliharaan Jalan Habis, Tapi Perbaikan Harus Tetap Lanjut

KREJENGAN,Radar Bromo– Tahun anggaran 2020 belum tutup buku. Namun, anggaran pemeliharaan jalan di UPT Pengelolaan Jalan Sumber Daya Air (PJSDA) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, telah habis.

Meski anggarannya sudah terserap habis, bukan berarti UPT PJSDA berpangku tangan jika ada jalan yang perlu diperbaiki. Jalan yang rusak itu tetap diperbaiki, meski dengan cara dan modal seadanya.

Kepala UPT PJSDA PUPR Kabupaten Probolinggo Ria Lutvi Diarini mengatakan, tahun ini anggaran pemeliharaan jalan di UPT-nya Rp 1,5 miliar. Anggaran itu lebih sedikit dibandingkan anggaran tahun lalu yang lebih dari Rp 2 miliar.

Namun, kata Ria, habisnya anggaran pemeliharaan jalan ini bukan berarti pihaknya tidak ada kegiatan perbaikan jalan. Sejumlah jalan yang rusak tetap diperbaiki. “Anggarannya memang sudah terserap habis,” ujarnya.

Ria mengatakan, perbaikan jalan itu dilakukan menggunakan anggaran di luar dana pemeliharaan jalan. Karenanya, bahan yang digunakan diambil dari bahan seadanya di dinasnya. “Beberapa pengerjaan itu dilakukan seadanya. Meski begitu, harapannya dapat bertahan lama. Perbaikan sementara itu dilakukan agar para pegendara tetap aman di jalan,” harapnya.

Sejumlah jalan yang telah diperbaiki itu, salah satunya berada di daerah Kecamatan Krejengan. Sejumlah jalan yang berlubang dicor. Di samping itu, kini pihaknya mengupayakan pemeliharaan jalan ini bisa kembali dilakukan tahun depan.

“Saat ini anggarannya belum jelas. Kami mengupayakan tahun depan pemeliharaan jalan ini tetap dianggarkan. Mengingat, tahun ini juga ada beberapa jalan yang perbaikannya dianggarkan tahun depan,” jelasnya.

Sebelumnya, ada sejumlah jalan yang rencananya akan diperbaiki tahun depan. Salah satunya jalan di Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran dan jalan Pajarakan-Condong. (mu/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU