Lapak Ditertibkan, Pemerintahan Desa Karangrejo Siapkan Rest Area Bagi PKL

GEMPOL, Radar Bromo- Ditertibkannya puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, direspons pemerintah desa. Pemerintah desa mengaku akan menyediakan tempat bagi para pedagang yang sebelumnya berjualan di atas saluran tersier itu.

Karenanya, pemerintah desa meminta para PKL tidak khawatir tidak mempunyai tempat untuk berjualan. “Pemilik lapak tidak usah khawatir. Biarkan eksekusi pembongkarannya berjalan dan itu memang harus dilakukan. Nanti kami siapkan lahan tanah kas desa (TKD) untuk penampungan pemilik lapak berjualan,” ujar Kepala Desa Karangrejo Mokhamad Jainul.

Menurutnya, lokasi TKD-nya berada di belakang deretan lapak yang kemarin dibongkar Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Ukurannya cukup luas dan dipastikan dapat menampung hingga puluhan PKL. Sejauh ini, lahan itu masih kosong dan di dalamnya terdapat kolam ikan.

Jainul mengatakan, di lahan ini nantinya akan dikonsep sebagai rest area. Sebab, lokasinya cukup strategis berada di sisi sebelah barat ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya. “Lahan TKD-nya segera kami bangun tahun ini dengan anggaran dari dana desa. Ke depan bisa ditempati para PKL yang lapaknya dibongkar,” ujarnya.

Diketahui, kemarin puluhan lapak PKL yang berjualan di atas saluran tersier di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, dibongkar paksa. Alasannya, saluran air sepanjang sekitar 200 meter ini akan dinormalisasi. Bila musim hujan airnya sering meluber ke badan jalan. Sebab, kedalamannya yang mestinya mencapai 1,5 meter, kini hanya sekitar 30 sentimeter. (zal/fun)