Sebulan Berjalan, Ini Catatan Proyek Drainase Pasar Pandaan

PANDAAN – Sudah sebulan terakhir, proyek pembangunan drainase atau saluran air berlangsung di Pasar Pandaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Disperindag kabupaten setempat pun memberikan sejumlah catatan pada proyek ini.

Di antaranya, mempercepat proses penggalian saluran drainase. Sehingga, arus lalu lintas tetap lancar dan tak terganggu. Permintaan ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Disperindag Kabupaten Pasuruan Syaifudin Zuhri, Rabu (15/8) saat sidak ke lokasi pembangunan drainase.

Selain itu, Zuhri panggilannya, minta agar pelaksana proyek menambah sudetan di sebelah barat. Yaitu, di dekat musala pasar. Sudetan ini menurutnya penting. Sebab, selama ini saat musim hujan, titik ini rawan tergenang air.

“Ini harus menjadi atensi pihak pelaksana yang melakukan pekerjaan fisik di lapangan. Mumpung masih awal dan belum terlalu jauh melangkah,” ungkapnya.

Secara terpisah, catatan dari Disperindag ditanggapi positif oleh Project Manager CV Kerta Agung Gatot Yuwono. Ditemui koran ini seusai sidak, Gatot menegaskan, pihaknya sanggup dan segera merealisasikan catatan yang diberikan Disperindag.

“Catatan dari tim Disperindag ini wajar dan sah-sah saja, bagi kami tak ada masalah. Pastinya apa yang kami kerjakan di lapangan tetap mengacu dan sesuai RAB,” jelasnya.

Pembangunan drainase Pasar Pandaan sendiri, dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak Rp 660 juta. Pelaksana proyek yaitu CV Kerta Agung dari Malang.

Panjang drainase yang dibangun, 570 meter. Rencananya, akan dipasang beton cor bentuk U atau u-getter di drainase ini.

Selama sebulan pembangunan itu, Disperindag mencatat, pekerjaan masih mencapai 10 persen. “Secara umum, pekerjaan fisiknya normatif. Karena masih mengawali, progresnya masih 10 persen,” terang Zuhri. (zal/hn)