alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Anak Tenaga Medis yang Tangani Covid-19 Dipastikan Dapat Kuota SMA-SMK dari Jalur Ini

POHJENTREK, Radar Bromo – Mulai kemarin, SMA dan SMK Negeri di Kota-Kabupaten Pasuruan sudah mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Khusus mulai Senin hingga Selasa ini (16/6), hanya untuk pendaftaran jalur khusus. Salah satunya diberikan kuota 1 persen bagi anak tenaga medis dan paramedis.

Tenaga medis yang dimaksud adalah petugas medis dan paramedis yang ikut menangani Covid-19. Termasuk petugas ambulans yang ikut dalam penanganan Covid-19.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan menengah Wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan Indah Yudiani mengatakan, PPDB tahun ajaran 2020/2021 diberlakukan lewat online. Alasannya, apalagi jika bukan karena pandemi Covid-19.

“Jadi, semua PPDB langsung bisa dilakukan online tidak perlu ke sekolah. Pengambilan PIN sudah dilakukan sejak 8 Juni–20 Juni mendatang untuk bisa mendaftar lewat ppdbjatim.net.” terangnya.

Untuk kemarin (15/06) sampai hari ini, PPDB masih dikhsuskan untuk jalur khusus yaitu jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, jalur prestasi. Jalut ini termasuk kebijakan Gubernur Jawa Timur soal pemberian kuota 1 persen di tiap sekolah agar anak dari medis, paramedis sampai sopir ambulans yang bertugas menangani Covid-19, bisa langsung masuk ke SMA/SMK yang dituju.

“Jadi ada kebijakan dari Gubernur, untuk anak dokter, perawat, medis, paramedis sampai sopir ambulans, bisa langsung masuk sekolah SMA/SMK yang dituju. Dengan hanya melampirkan surat keterangan orang tua bekerja di RS mana,” ujarnya.

Sedangkan untuk jalur afirmasi atau dari keluarga tidak mampu, diberikan kuota 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua diberikan kuota 5 persen, jalur prestasi perlombaan kuota 5 persen.

Karena semua sudah sistem online, sebelumnya semua sekolah SMP sederajat sudah memasukkan nilai rapor siswa dari semester 1 sampai 5 saat kelas 7,8,9. Namun yang dimasukkan hanya 4 mata pelajaran saja yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.

Sedangkan pendaftaran jalur zonasi SMA akan dilakukan pada 22-24 Juni mendatang. Serta jalur reguler SMK akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 juni.

Indra Jaya, Kepala SMKN 1 Bangil mengatakan, di hari pertama pendaftaran jalur khusus kemarin, memang tak banyak yang datang ke sekolah. “Hanya 2 siswa saja yang datang. Itupun juga bertanya terkait pendaftaran dan kami sifatnya memfasilitasi,” terangnya.

Sepinya calon siswa yang datang kesekolah lantaran semua pendaftaran sendiri memang langsung online ke ppdbjatim.net. Untuk kuota siswa baru yang diterima di SMKN 1 Bangil mencapai 648 siswa.

“Terkait berapa yang sudah daftar termasuk kuota anak paramedis Covid-19 yang daftar kami masih belum tahu. Karena semua langsung online di ppdbjatim.net,” terangnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU