alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Positif di Kota Probolinggo Tambah Dua, Satu Tenaga Kesehatan, Satu Warga Umum

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Bertambahnya pasien positif korona juga terjadi di Kota Probolinggo. Satu merupakan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Probolinggo dan satu lagi warga umum. Dua pasien itu sama-sama menjalani tes swab pada 9 Mei 2020. Dan hasilnya turun bersamaan, Sabtu (16/5).

Tambahan dua pasien positif itu disampaikan Moch Soufis Subri, wakil ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Probolinggo, Sabtu (16/5). “Pasien baru dinyatakan positif dua orang. Total ada 13 positif Covid-19 di Kota Probolinggo,” tuturnya.

Menurutnya, pasien positif ke-11 merupakan tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Yang bersangkutan adalah lelaki usia 31 tahun, warga Ketapang, Kecamatan Kademangan.

“Kami dapat info dari Kabupaten Probolinggo bahwa hasil rapid test-nya reaktif. Dinkes kota lantas segera melakukan karantina sesuai SOP di Rusunawa Mayangan,” ujarnya.

Sedangkan pasien positif ke-12, masuk ke RSUD dr Mohamad Saleh pada 9 Mei 2020. Dia adalah perempuan 51 tahun asal Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok.

“Saat datang ke RSUD dr Mohamad Saleh yang bersangkutan ada tanda-tanda Tuberkulosis (TB). Sesuai SOP, tidak lagi menggunakan rapid test, tapi langsung swab. Hasil swab turun hari ini dinyatakan positif Covid-19,” ujar Subri.

Sampai saat ini Dinkes Kota probolinggo melakukan penelusuran tentang asal penularan dua pasien ini. “Kami masih tracking ketat untuk penentuan klaster mana. Yang nakes ini bekerja di Kabupaten Probolinggo. Kami perlu informasi dan kerja sama dari Kabupaten Probolinggo untuk mendeteksi kluster mana,” tuturnya.

Subri pun minta agar masyarakat tetap patuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, serta tidak lupa menggunakan masker.

“Kita tidak tahu siapa yang terpapar Covid-19. Jadi masker wajib dipakai,” ujarnya. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU