alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Bertahap Perbaiki Jalan Sepanjang 1.050 Meter di Desa Wonorejo

SEJUMLAH infrastruktur di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, masih banyak yang butuh perhatian. Salah satunya infrastruktur jalan. Karena itu, pemerintah desa berusaha fokus membangun jalan.

Rencana pembangunan di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, sudah disusun rapi. Salah satunya rencana perbaikan jalan di Dusun Soksoan. Jalan sepanjang sekitar 1.050 meter itu kini masih makadam. Rencananya, jalan ini akan dipaving agar semakin nyaman dilintasi.

Kepala Desa Wonorejo Siti Sahada mengaku ingin fokus terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Namun, sayangnya tahun ini dana desa akan banyak terserap untuk bantuan langsung tunai (BLT). Sesuai aturan, pihaknya harus mengalokasikan 40 persen dana desa untuk BLT.

“Kami inginnya fokus pada penanganan infrastruktur jalan. Karena kondisi jalan di desa masih banyak yang butuh perbaikan. Tetapi, sesuai aturan penggunaan dana desa, jadi untuk penanganan infrastruktur jalan terbatas,” katanya, kemarin (15/3).

Jalan yang butuh penanganan serius cukup panjang. Sekitar 1.050 meter. Kini sebagian masih makadam dan separo lagi sudah becek. “Tetapi, realisasi tahun ini dapat membangun jalan paving berapa meter. Masih menunggu musyawarah desa (musdes),” katanya.

SEJUMLAH infrastruktur di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, masih banyak yang butuh perhatian. Salah satunya infrastruktur jalan. Karena itu, pemerintah desa berusaha fokus membangun jalan.

Rencana pembangunan di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, sudah disusun rapi. Salah satunya rencana perbaikan jalan di Dusun Soksoan. Jalan sepanjang sekitar 1.050 meter itu kini masih makadam. Rencananya, jalan ini akan dipaving agar semakin nyaman dilintasi.

Kepala Desa Wonorejo Siti Sahada mengaku ingin fokus terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Namun, sayangnya tahun ini dana desa akan banyak terserap untuk bantuan langsung tunai (BLT). Sesuai aturan, pihaknya harus mengalokasikan 40 persen dana desa untuk BLT.

“Kami inginnya fokus pada penanganan infrastruktur jalan. Karena kondisi jalan di desa masih banyak yang butuh perbaikan. Tetapi, sesuai aturan penggunaan dana desa, jadi untuk penanganan infrastruktur jalan terbatas,” katanya, kemarin (15/3).

Jalan yang butuh penanganan serius cukup panjang. Sekitar 1.050 meter. Kini sebagian masih makadam dan separo lagi sudah becek. “Tetapi, realisasi tahun ini dapat membangun jalan paving berapa meter. Masih menunggu musyawarah desa (musdes),” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/