alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Mau Antar Ikan, Gran Max yang Dikemudikan Warga Sidoarjo Tabrak Truk Gandeng di Nguling

NGULING, Radar Bromo– Insiden kecelakaan di jalur pantura Pasuruan, tepatnya di Jalan raya Nguling, kembali terjadi. Minggu (16/2) sore, sebuah mobil Daihatsu Gran Max muatan ikan, menabrak truk gandeng di Jalan raya Sumurwaru, Nguling.

Mobil itu dikemudikan Irfandi Ali, 24, Warga Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu dia hendak mengantarkan ikan ke Kota Surabaya. Usai menabrak truk gandeng, Irfandi Ali mengalami luka dan harus dirawat di IGD RSUD Grati.

Kecelakan juga sempat membuat arus lalu lintas (lalin) setempat macet dari arah barat maupun timur sehingga diberlakukan contraflow oleh petugas laka dimana kendaraan melintas bergantian.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 15.30. Sore itu, Irfandi bersama temannya, Zainal Arifin, 24, Warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, menaiki pikap Gran Max warna putih nopol N 8744 TH dari arah timur ke barat. Mobilnya melaju dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di Jalan raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, laju Gran Max semakin kencang. Irfandi menyalip truk diesel nopol N 8670 TK muat kayu yang dikemudikan oleh Sulis Nurwanto, 45 asal Desa Watulumbung, Kabupaten Gresik dari arah kiri.

MACETKAN JALAN: Truk gandeng yang ditabrak Gran Max dan kemacetan di jalur pantura Nguling usai kecelakaan. (Foto: Mokhammad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Seusai menyalip truk diesel, Irfandi langsung membanting setir kemudinya ke arah kanan. Apesnya, saat itu dari arah berlawanan datanglah truk gandeng nopol P 9488 UK yang dikemudikan oleh Indra Wagiono, 38, Kabupaten Jember dari arah Kota Surabaya hendak ke Kabupaten Probolinggo.

Seketika bagian depan Gran Max disasak oleh truk gandeng itu dari arah depan. Gran Max pun terpental dan selanjutnya dihantam di bagian belakang oleh truk diesel yang sebelumnya disalip dari arah kiri. Akibatnya Irfandi mengalami luka babras pada dahi kanan dan lutut kiri. Ia dibawa ke RSUD Grati.

Sementara kernet Gran Max, Zainal Arifin dan pengemudi truk diesel, Sulis Nurwanto serta pengemudi truk gandeng, Indra Wagiono tidak mengalami luka apapun. Termasuk truk diesel maupun truk gandeng juga tidak mengalami kerusakan. Sementara Gran Max mengalami kerusakan pada body bagian depan pesok dan kaca depan remuk. (riz/fun)

NGULING, Radar Bromo– Insiden kecelakaan di jalur pantura Pasuruan, tepatnya di Jalan raya Nguling, kembali terjadi. Minggu (16/2) sore, sebuah mobil Daihatsu Gran Max muatan ikan, menabrak truk gandeng di Jalan raya Sumurwaru, Nguling.

Mobil itu dikemudikan Irfandi Ali, 24, Warga Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu dia hendak mengantarkan ikan ke Kota Surabaya. Usai menabrak truk gandeng, Irfandi Ali mengalami luka dan harus dirawat di IGD RSUD Grati.

Kecelakan juga sempat membuat arus lalu lintas (lalin) setempat macet dari arah barat maupun timur sehingga diberlakukan contraflow oleh petugas laka dimana kendaraan melintas bergantian.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 15.30. Sore itu, Irfandi bersama temannya, Zainal Arifin, 24, Warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, menaiki pikap Gran Max warna putih nopol N 8744 TH dari arah timur ke barat. Mobilnya melaju dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di Jalan raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, laju Gran Max semakin kencang. Irfandi menyalip truk diesel nopol N 8670 TK muat kayu yang dikemudikan oleh Sulis Nurwanto, 45 asal Desa Watulumbung, Kabupaten Gresik dari arah kiri.

MACETKAN JALAN: Truk gandeng yang ditabrak Gran Max dan kemacetan di jalur pantura Nguling usai kecelakaan. (Foto: Mokhammad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Seusai menyalip truk diesel, Irfandi langsung membanting setir kemudinya ke arah kanan. Apesnya, saat itu dari arah berlawanan datanglah truk gandeng nopol P 9488 UK yang dikemudikan oleh Indra Wagiono, 38, Kabupaten Jember dari arah Kota Surabaya hendak ke Kabupaten Probolinggo.

Seketika bagian depan Gran Max disasak oleh truk gandeng itu dari arah depan. Gran Max pun terpental dan selanjutnya dihantam di bagian belakang oleh truk diesel yang sebelumnya disalip dari arah kiri. Akibatnya Irfandi mengalami luka babras pada dahi kanan dan lutut kiri. Ia dibawa ke RSUD Grati.

Sementara kernet Gran Max, Zainal Arifin dan pengemudi truk diesel, Sulis Nurwanto serta pengemudi truk gandeng, Indra Wagiono tidak mengalami luka apapun. Termasuk truk diesel maupun truk gandeng juga tidak mengalami kerusakan. Sementara Gran Max mengalami kerusakan pada body bagian depan pesok dan kaca depan remuk. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/