Blower Pabrik Kayu di Gadingrejo Terbakar, Ada Karyawan Pingsan Karena Terjatuh

GADINGREJO, Radar Bromo– Kebakaran kembali terjadi di Kota Pasuruan. Giliran PT Jatidiri Prima Raya yang dilalap si jago merah. Kamis (16/1) sore, sebuah mesin blower di pabrik kayu tersebut terbakar. Kebakaran itu membuat puluhan karyawan panik. Sebagian berusaha memadamkan api. Bahkan seorang karyawan pingsan setelah terjatuh.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 15.00. Sumber api diketahui berasal dari mesin blower yang ada di gudang pabrik yang berlokasi di Jalan Kiai Sepuh, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan itu. Tumpukan serbuk kayu yang ada disekitar mesin itu membuat percikan api cepat membesar.

Seketika itu, aktivitas produksi terhenti. Puluhan karyawan yang semula tengah bekerja kepanikan. Mereka pun lari keluar dari gudang pabrik. Tak lama kemudian, pemadam kebakaran dari BPBD Kota Pasuruan dan PMK Kabupaten Pasuruan tiba di lokasi. Total, ada tiga unit mobil pemadam yang dikerahkan.

Sebagian karyawan justru berusaha memadamkan api. Mereka membantu pemadam yang berjibaku dengan api. Sebab, banyaknya serbuk kayu dikhawatirkan membuat kobaran api menjalar ke bangunan gudang. Beberapa karyawan naik ke mesin blower untuk menyiramkan air agar api segera padam.

Sialnya, seorang karyawan jatuh dari mesin tersebut. Dia adalah Rahman, 20, warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan yang langsung pingsan setelah jatuh dari mesin yang ketinggiannya lebih dari lima meter itu.

Sejumlah karyawan menolongnya. Pihak pabrik segera memanggil ambulance untuk datang ke lokasi. Rahman yang masih tak sadarkan diri dibopong beberapa karyawan menuju ambulans. Ia lantas dibawa ke RSUD dr R Soedarsono.

Sementara aktivitas pemadaman terus dilakukan. Meski kobaran api sudah tak terlihat, petugas terus menyiramkan air ke mesin blower dari atas. Mereka menaiki tangga. Kepulan asap masih pekat, memenuhi gudang produksi itu. Pembasahan dilakukan hingga petang hari.

Kanitreskrim Polsek Gadingrejo Iptu Agung Sujatmiko menjelaskan, api berasal dari mesin double planer. “Terjadi gesekan di mesin kemudian masuk melalui pipa ke mesin blower itu. Api lalu menjalar karena banyak serbuk kayu kering yang mudah terbakar,” kata Agung saat dikonfirmasi di lokasi. (tom/fun)