Masih Ada Ratusan Desa di Kabupaten Belum Cairkan DD-ADD Tahap Ketiga

BANGIL – Pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) berpacu dengan waktu. Pasalnya, hingga menjelang tutup tahun 2018, belum seluruhnya pencairan tahap akhir tersebut rampung.

Berdasarkan data yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, sejauh ini baru 206 desa yang DD tahap tiganya rampung. Artinya, masih ada 135 desa yang belum menerima pencairan DD di tahap ketiga.

Begitupun dengan ADD tahap dua. Sampai awal Desember 2018, sudah ada 303 desa yang ADD tahap akhirnya cair. Dengan begitu, masih menyisakan 38 desa yang belum mendapatkan pencairan tersebut.

Padahal, pemerintah daerah menetapkan batasan untuk pencairan dana tersebut. Setidaknya, sebelum 24 Desember pencairan dana itu bisa dilakukan. Bila tidak, dana tersebut terancam tidak bisa dicairkan.

Kepala Bidang Keuangan dan Kekayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Andar Sulistyorini menuturkan, pencairan dana untuk pemerintah desa masih berproses.

Beberapa desa memang masih kesulitan untuk menyelesaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksaan pekerjaan tahap sebelumnya. Hal ini, yang akhirnya menghambat pencairan dana desa tersebut. “Beberapa desa belum menyelesaikan laporannya. Makanya, dana belum bisa diajukan untuk pencairan,” kata Andar.

Pihaknya sendiri memberikan batas waktu bagi pemerintah desa untuk segera menyelesaikan tanggungannya. Setidaknya, 24 Desember sudah harus diselesaikan. Karena, akan segera diajukan pencairannya ke Badan Keuangan Daerah.

Bila tidak, tentu akan berdampak terhadap desa tersebut. Bukan tidak mungkin, dana tersebut tak akan bisa dicairkan. “Kalau persyaratannya tidak selesai, maka kami tidak bisa mencairkannya. Dan batasannya akhir Desember ini. Makanya, kami terus mendorong, agar pemerintah desa segera menyelesaikan kewajibannya,” urainya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah menyiapkan dana untuk desa-desa agar bergerak pembangunannya. Dana itu berupa ADD dan DD yang sumbernya dari APBD dan APBN.

Besarannya tidak sedikit. Pemerintah daerah, menyiapkan dana hingga Rp 146 miliar untuk ADD bagi 341 desa. Sementara pemerintah pusat, mengalokasikan Rp 301 miliar untuk seluruh desa di Kabupaten Pasuruan, yang jumlahnya 341 desa.

Hanya saja, proses pencairan dana tersebut, belum tuntas sepenuhnya. Beberapa desa, belum menerima pencairan dana tersebut, lantaran terganjal pelaporan pada tahap sebelumnya yang belum diselesaikan. (one/fun)