Listrik di 2 Dusun Terisolir Andungbiru Dijanjikan Nyala Hari Ini

TIRIS – Aliran listrik menuju dua dusun terisolir usai bencana banjir bandang dan longsor menerjang Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, sampai Jumat (14/12) masih padam. Sulitnya akses menuju Dusun Kedaton dan Sumberkaton, jadi kendala petugas PLN untuk mengangkut peralatan perbaikan. Jumat, petugas PLN dibantu warga untuk menuju ke lokasi dusun teratas demi melakukan perbaikan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah petugas PLN melakukan pemotongan ranting pohon yang menyentuh kabel listrik. Ada juga yang tengah menyiapkan peralatan perbaikan. Petugas PLN pun meminta bantuan 10 orang untuk diantar ke dusun atas guna perbaikan.

Muhammad Arif Rahman selaku supervisor teknik PLN Kraksaan mengatakan, pihaknya mengupayakan agar perbaikan tuntas. Jika tidak ada hambatan, diperkirakan Jumat malam sudah bisa menyala. Jika tidak memungkinkan karena cuaca, perbaikan akan dilanjutkan hari ini.

“Kalau perbaikan sampai sekarang (Jumat siang, Red), sudah sampai di jembatan yang putus ini. Kalau perbaikan ke atas, kami upayakan hari ini (Sabtu, 15/12) total semua,” katanya.

Rahman menjelaskan, gangguan listrik terjadi di daerah lokasi bencana karena ada empat tiang listrik yang roboh. Tiga tiang sudah diperbaiki dengan didirikan tiang baru. Lokasinya sebelum jembatan yang putus. Sedangkan satu tiang lagi, ada di daerah dusun teratas setelah jembatan putus.

“Kalau kerusakan dan tiang roboh di bawah sudah diperbaiki. Ini sekarang kami fokus perbaikan ke atas jembatan,” terangnya. Akses jembatan yang putus membuat truk PLN tidak bisa naik? Rahman menjelaskan, satu tiang roboh di daerah atas, tidak memungkinkan untuk diganti atau dirikan tiang baru.

Oleh karena itu, pihaknya pun melakukan perbaikan dengan meninggikan tiang penyangga di sekitar tiang yang roboh tersebut. Dengan begitu, kabel listrik akibat tiang roboh tidak terlalu rendah.

”Alhamdulillah, warga di sini sangat antusias. Warga siap bantu ngantar kami ke atas dengan bawa peralatan. Jadi, kami tetap bisa lakukan perbaikan ke atas. Karena warga juga ingin cepat hidup listriknya,” terangnya. “Karena beberapa hari aliran listrik terganggu, kami juga berikan bantuan sembako pada warga,” ujarnya. (mas/mie)