Rehab Saluran Jalan Pattimura Molor Karena Hal Ini

BUGULKIDUL – Rencana Pemkot Pasuruan merehab saluran drainase di Jalan Pattimura, Kelurahan/Kecamatan Bugulkidul, molor dari tanggal kontrak. Pemkot menyebut molornya pengerjaan rehab disebabkan pelaksana masih menunggu material.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, di lokasi yang bakal direhab sudah terpasang papan pengumuman proyek bernilai Rp 5,6 miliar. Dalam papan ini disebutkan jika proyek ini bakal digarap oleh PT Yudha Bhakti Bangsa mulai 13 September lalu. Namun, sampai saat ini rehab belum dilakukan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Akung Novajanto membenarkan adanya pengerjaan saluran drainase di Jalan Pattimura. Rehab ini ditujukan untuk mendukung konsep Kota Pusaka.

“Iya memang saluran tersebut bakal direhab. Konsepnya sama dengan trotoar di Jalan Pahlawan. Trotoarnya bakal dilebarkan untuk memudahkan pejalan kaki,” katanya.

Ia mengaku sesuai kontrak rehab ini sudah dilakukan pada 13 September lalu. Namun, proyek ini belum dapat terlaksana, sebab pelaksana masih menunggu kesiapan material pabrikan yakni penutup saluran drainase. Diperkirakan pekan ini, rehab sudah mulai dilaksanakan.

Menurutnya, sesuai kontrak lama pengerjaan rehab saluran drainase ini adalah 100 hari. Sehingga, ditargetkan paling lambat Desember mendatang pengerjaannya sudah rampung. Ia meyakini jika molornya rehab tidak akan mengganggu penyelesaian.

“Ini masalah teknis saja. Insya Allah pengerjaannya akan selesai tepat waktu. Sebelum akhir Desember sudah bisa digunakan,” ungkap Akung. (riz/fun)