Persekap Jr Pecundangi Tuan Rumah Persid Junior 2-1

PRESSING: Dani Rengga Febriansyah dan M Oktavian Seputro, pemain belakang Persekap Junior (merah), menempel ketat pemain Persid Jember U-17 dalam laga Sabtu (14/9) sore di Jember Garden Stadium. Di laga itu, Persekap Junior berhasil menang tipis. (Foto: M Ainul Budi/Radar Jember)

Related Post

JEMBER, Radar Bromo – Ambisi skuad Persekap Jr untuk memenangkan laga pamungkas di putaran pertama Grup H Soeratin Cup 2019, berjalan mulus. Strategi pelatih Sujito merubah formasi tim kali ini terbukti ampuh. Anak asuh Sujito itupun berhasil menjadi puncak klasemen sementara, usai pertarungan sengitnya melawan Persid Jember U-17, Sabtu (14/9).

Pertandingan yang berlangsung di Jember Sport Garden Stadium itu menjadi pertaruhan bagi kedua tim guna menduduki puncak klasemen. Tiga poin penuh akhirnya didapat Persekap Jr setelah membekuk Persid Jember dengan skor 2-1.

Tentu saja, kerja keras The Lasser cilik itu menggeser posisi Persid Jember dari puncak klasemen. Sedangkan pertandingan dua tim di grup yang sama, antara Banyuwangi Fc melawan PSIL Lumajang berakhir seri dengan skor 1-1.

Persekap Jr mampu mendobrak pertahanan lawan sejak kick off babak pertama. Bahkan gol pertama terjadi di menit ke 3 yang dikreasikan oleh pemain belakang Ramadaniel Alvin. Skor sementara itu tak berubah hingga turun minum.

Meski sejatinya beberapa peluang memperlebar kedudukan telah didapat. Sayangnya Ari Nur Iswanto dan penggawa lainnya belum mampu membuat gol susulan hingga babak pertama berakhir.

Ancaman diterima Persekap jr setelah memasuki menit ke 59 di babak kedua. Tim lawan yang mulai memetakan celah Persekap Jr berusaha menyamakan skor. Gol balasan itu datang dari pemain belakang, Teguh Pujianto.

Dengan skor sama, Persekap Jr mulai membangun serangan lewat counter attack. Zidan Ma’ruf yang diturunkan di menit ke 52 menggantikan posisi Musafak Jihan, tampil impresif. Pemain nomor punggung 11 itu pula yang kemudian membawa angin segar bagi tim. Zidan memperlebar kedudukan setelah tendangan penjuru yang dilepaskan menyasar gawang Persid yang dijaga Sofiyan Hamid.

Sejumlah pemain sebelumnya berusaha menambah gol ketiga bagi Persekap Jr. Sayangnya, skor 2-1 itu tak berubah hingga wasit asal Malang Ipung Tri Cahyono meniupkan peluit panjang.

Pelatih Persekap Jr, Sujito mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan itu. Ia mengakui jika anak asuhnya sempat nervous di beberapa kesempatan. Namun ia buru-buru meminta timnya tetap fokus demi menduduki puncak klasemen sementara.

Sujito juga menyampaikan, dirinya merubah formasi yang biasa diterapkan. Di laga penutup putaran pertama itu, Sujito memilih formasi 3-5-2-1 dibanding formasi sebelumnya, 4-4-2. Dengan maksud untuk memperkuat lini tengah. Agar skema counter attack bisa terbangun dengan mudah.

Sementara itu, Denny Ariyanto, pelatih Persid junior cukup menyayangkan kekalahan kemarin. Sebab, sebenarnya Persid mampu menguasai jalannya pertandingan. “Anak-anak terlalu percaya diri menghadapi pertandingan ketiga ini. Sehingga sangat berpengaruh dalam pertandingan tadi (14/9, Red),” ucapnya.

Namun, Denny mengaku mendapat banyak pelajaran dari kekalahan tersebut. Agar timnya bisa segera mengevaluasi secapatnya Anggit Dwi Pratama cs sebelum putaran kedua nanti. “Kami akui Persekap bermain efektif. Mereka bisa memanfaatkan bola-bola mati. Lini belakang kami memang kecolongan untuk dua gol tersebut,” imbuh Denny. (tom/bud/fun)