alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Mayat Tak Utuh di Kuripan Diduga Terseret Banjir saat Merumput

KURIPAN, Radar Bromo – Kasus ditemukan jenazah Sismoyo, 62, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, dalam kondisi tewas di tepi sungai, belum terungkap. Hanya saja polisi menduga, korban yang sudah lanjut usia (lansia) diduga kuat terjatuh ke sungai saat tengah mencari rumput. Korban ditengarai terbawa derasnya air sungai.

Hal itu disampaikan Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi. Saat dikonfirmasi, Kapolsek mengaku belum ada perkembangan penyelidikan atas kasus penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekaputih, Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Rabu lalu (12/8). Namun, jenazah korban sudah diserahkan pada keluarga korban.

”Keluarga korban menerima atas musibah yang menimpa korban. Untuk proses penyelidikan masih belum ada perkembangan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kabar terbaru, kuat dugaan, tidak ada unsur kekerasan atas tewasnya korban Sismoyo. Dari pengakuan keluarga korban, ternyata korban itu pamit keluar rumah terakhir, untuk mencari rumput. Bahkan, keluarga korban sudah mengingatkan untuk tidak jauh-jauh tempat mencari rumputnya. Mengingat, korban sudah kondisi lansia.

”Korban pamit terakhir mau mencari rumput. Keluarga terkejut tidak lama kemudian, ternyata malah ada kabar ditemukan meninggal di tepi sungai,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan digegerkan dengan penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekarputih, Desa Menyono. Tubuh mayat pria itu, kondisi cukup mengenaskan. Selain mayat sudah melepuh, mayat itu tidak utuh, hanya bagian perut ke atas. Sedangkan bagian perut sampai kaki, tidak ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian, kaki kiri mayat itu ditemukan di sungai Antrokan, masuk Dusun Krajan, Desa Wringinanom Kuripan. Cukup jauh ke arah selatan dari lokasi tubuh itu ditemukan. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Kembali Kerek PAD Wisata Kab Pasuruan Tahun Depan

Target Pemkab Pasuruan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata tahun ini, cukup seret.

Intens Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Akhir Tahun

Potensi bencana saat musim hujan perlu diwaspadai. Salah satunya tanah longsor.

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.

Stok Blangko E-KTP di Kab Pasuruan Dapat Tambahan 20 Ribu

Kabar gembira bagi warga Kabupaten Pasuruan yang hendak mengurus KTP elektronik (e-KTP).