alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Mayat Tak Utuh di Kuripan Diduga Terseret Banjir saat Merumput

KURIPAN, Radar Bromo – Kasus ditemukan jenazah Sismoyo, 62, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, dalam kondisi tewas di tepi sungai, belum terungkap. Hanya saja polisi menduga, korban yang sudah lanjut usia (lansia) diduga kuat terjatuh ke sungai saat tengah mencari rumput. Korban ditengarai terbawa derasnya air sungai.

Hal itu disampaikan Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi. Saat dikonfirmasi, Kapolsek mengaku belum ada perkembangan penyelidikan atas kasus penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekaputih, Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Rabu lalu (12/8). Namun, jenazah korban sudah diserahkan pada keluarga korban.

”Keluarga korban menerima atas musibah yang menimpa korban. Untuk proses penyelidikan masih belum ada perkembangan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kabar terbaru, kuat dugaan, tidak ada unsur kekerasan atas tewasnya korban Sismoyo. Dari pengakuan keluarga korban, ternyata korban itu pamit keluar rumah terakhir, untuk mencari rumput. Bahkan, keluarga korban sudah mengingatkan untuk tidak jauh-jauh tempat mencari rumputnya. Mengingat, korban sudah kondisi lansia.

”Korban pamit terakhir mau mencari rumput. Keluarga terkejut tidak lama kemudian, ternyata malah ada kabar ditemukan meninggal di tepi sungai,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan digegerkan dengan penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekarputih, Desa Menyono. Tubuh mayat pria itu, kondisi cukup mengenaskan. Selain mayat sudah melepuh, mayat itu tidak utuh, hanya bagian perut ke atas. Sedangkan bagian perut sampai kaki, tidak ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian, kaki kiri mayat itu ditemukan di sungai Antrokan, masuk Dusun Krajan, Desa Wringinanom Kuripan. Cukup jauh ke arah selatan dari lokasi tubuh itu ditemukan. (mas/fun)

KURIPAN, Radar Bromo – Kasus ditemukan jenazah Sismoyo, 62, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, dalam kondisi tewas di tepi sungai, belum terungkap. Hanya saja polisi menduga, korban yang sudah lanjut usia (lansia) diduga kuat terjatuh ke sungai saat tengah mencari rumput. Korban ditengarai terbawa derasnya air sungai.

Hal itu disampaikan Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi. Saat dikonfirmasi, Kapolsek mengaku belum ada perkembangan penyelidikan atas kasus penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekaputih, Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Rabu lalu (12/8). Namun, jenazah korban sudah diserahkan pada keluarga korban.

”Keluarga korban menerima atas musibah yang menimpa korban. Untuk proses penyelidikan masih belum ada perkembangan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kabar terbaru, kuat dugaan, tidak ada unsur kekerasan atas tewasnya korban Sismoyo. Dari pengakuan keluarga korban, ternyata korban itu pamit keluar rumah terakhir, untuk mencari rumput. Bahkan, keluarga korban sudah mengingatkan untuk tidak jauh-jauh tempat mencari rumputnya. Mengingat, korban sudah kondisi lansia.

”Korban pamit terakhir mau mencari rumput. Keluarga terkejut tidak lama kemudian, ternyata malah ada kabar ditemukan meninggal di tepi sungai,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan digegerkan dengan penemuan mayat di tepi sungai Dusun Sekarputih, Desa Menyono. Tubuh mayat pria itu, kondisi cukup mengenaskan. Selain mayat sudah melepuh, mayat itu tidak utuh, hanya bagian perut ke atas. Sedangkan bagian perut sampai kaki, tidak ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian, kaki kiri mayat itu ditemukan di sungai Antrokan, masuk Dusun Krajan, Desa Wringinanom Kuripan. Cukup jauh ke arah selatan dari lokasi tubuh itu ditemukan. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/