alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Jambret Tas, Dikejar Korban lalu Terjatuh, Lelaki asal Paiton Ini Dihakimi Massa

BESUK, Radar Bromo – Kapok! Itulah kata yang tepat yang untuk menggambarkan apa yang dialami Najin, warga Desa/Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kamis (15/8) lalu, dia menjambret di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk. Namun dia terjatuh setelah korban mengejar dan menabraknya. Bahkan, Najin yang beraksi seorang diri itu sempat menjadi sansak hidup lantaran dihakimi massa.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00. Dimana saat itu korban yakni Ahmad Jainuddin, warga Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, sedang berboncengan tiga. Ia bersama adik dan istrinya.

Setibanya dilokasi, yaitu di Desa Sumberan, dari arah belakang pelaku tiba tiba muncul. Pelaku langsung memepet korban dan langsung mengambil tas yang dibawa oleh istrinya. Karena itu, ketiganya kemudian terjatuh. Beruntung, ketiganya tidak sampai mengalami luka.

Setelah melakukan aksinya, pelaku lantas melarikan diri ke arah barat. Melihat hal itu, tidak lantas membuat Jainuddin berdiam diri. Ia segera mengejar pelaku dan meninggalkan adik dan istrinya. Bak film aktion, keduanya kejar kejaran hingga sampai di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

“Sampai di Alassumur kulon itu kemudian korban memepet pelaku. Tujuannya agar pelaku terjatuh dan bisa mengambil kembali tas yang dijambretnya, ” kata Bripka Soewondo, Kanit Reskrim Polsek Besuk.

Apa yang dilakukan korban ternyata berbuah manis. Ia dan pelaku sama sama terjatuh. Melihat pelaku yang terjatuh, kemudian ia segera menangkap pelaku. Melihat ada dua orang terjatuh, sontak warga berdatangan. Saat mengetahui bahwa salah satunya adalah jambret warga langsung memukuli pelaku. Hingga akhirnya petugas Polsek Kraksaan datang dan mengamankan pelaku.

“Sempat dihakimi oleh warga. Tetapi kemudian diamankan oleh lihak poksek, ” kata pria yang akrab disala Wondo itu.

Setelah diamankan, pihak Polsek Kraksaan menyerahkan pelaku Polsek Besuk. Itu lantaran kejadian perkaranya terjadi di wilayah hukum Polsek Besuk. Itu diungkap oleh Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono. “Kejadiannya di Besuk. Jadi kami serahkan kepada Polsek Besuk, ” kata Joko sapaan akrab kapolsek itu.

Saat ini, pelaku sudah berada di Polsek Besuk. Pihak kepolisian saat ini sedang menangani kasus tersebut dan memintai keterangan pelaku. Atas kejadian tersebut, korban sempat mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 2,7 juta rupiah. Itu berupa sejumlah uang dan juga Handphone. (sid/fun)

BESUK, Radar Bromo – Kapok! Itulah kata yang tepat yang untuk menggambarkan apa yang dialami Najin, warga Desa/Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kamis (15/8) lalu, dia menjambret di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk. Namun dia terjatuh setelah korban mengejar dan menabraknya. Bahkan, Najin yang beraksi seorang diri itu sempat menjadi sansak hidup lantaran dihakimi massa.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00. Dimana saat itu korban yakni Ahmad Jainuddin, warga Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, sedang berboncengan tiga. Ia bersama adik dan istrinya.

Setibanya dilokasi, yaitu di Desa Sumberan, dari arah belakang pelaku tiba tiba muncul. Pelaku langsung memepet korban dan langsung mengambil tas yang dibawa oleh istrinya. Karena itu, ketiganya kemudian terjatuh. Beruntung, ketiganya tidak sampai mengalami luka.

Setelah melakukan aksinya, pelaku lantas melarikan diri ke arah barat. Melihat hal itu, tidak lantas membuat Jainuddin berdiam diri. Ia segera mengejar pelaku dan meninggalkan adik dan istrinya. Bak film aktion, keduanya kejar kejaran hingga sampai di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

“Sampai di Alassumur kulon itu kemudian korban memepet pelaku. Tujuannya agar pelaku terjatuh dan bisa mengambil kembali tas yang dijambretnya, ” kata Bripka Soewondo, Kanit Reskrim Polsek Besuk.

Apa yang dilakukan korban ternyata berbuah manis. Ia dan pelaku sama sama terjatuh. Melihat pelaku yang terjatuh, kemudian ia segera menangkap pelaku. Melihat ada dua orang terjatuh, sontak warga berdatangan. Saat mengetahui bahwa salah satunya adalah jambret warga langsung memukuli pelaku. Hingga akhirnya petugas Polsek Kraksaan datang dan mengamankan pelaku.

“Sempat dihakimi oleh warga. Tetapi kemudian diamankan oleh lihak poksek, ” kata pria yang akrab disala Wondo itu.

Setelah diamankan, pihak Polsek Kraksaan menyerahkan pelaku Polsek Besuk. Itu lantaran kejadian perkaranya terjadi di wilayah hukum Polsek Besuk. Itu diungkap oleh Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono. “Kejadiannya di Besuk. Jadi kami serahkan kepada Polsek Besuk, ” kata Joko sapaan akrab kapolsek itu.

Saat ini, pelaku sudah berada di Polsek Besuk. Pihak kepolisian saat ini sedang menangani kasus tersebut dan memintai keterangan pelaku. Atas kejadian tersebut, korban sempat mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 2,7 juta rupiah. Itu berupa sejumlah uang dan juga Handphone. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/