alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Usulkan 17 Kelompok Usaha Bersama Nelayan Dapat Hibah Alat Tangkap

BANGIL – Sedikitnya 17 kelompok usaha bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Pasuruan, diusulkan untuk mendapatkan bantuan hibah. Ketujuhbelas KUB itu diusulkan mendapatkan hibah berupa alat tangkap ke Pemprov Jatim dan diharapkan bisa mendapatkannya di tahun depan.

Di tahun ini, sejatinya sudah ada bantuan hibah serupa dari Pemprov Jatim. Tercatat pada bulan Mei lalu sebanyak 2 KUB nelayan yang mendapatkan bantuan tersebut. Adapun di tahun ini, sebanyak 17 KUB yang diusulkan adalah nelayan di sepanjang pesisir utara.

Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sebelumnya sudah 3 tahun Kabupaten Pasuruan tidak mendapatkan bantuan atau hibah alat tangkap. “Namun tahun ini mulai ada diberikan kepada 2 KUB. Total ada 140 alat tangkap untuk nelayan di Tambaklekok, Kecamatan Lekok,” terangnya.

Sehingga tahun ini, Dinas Perikanan mengusulkan kembali ke Provinsi untuk pemberian bantuan alat tangkap di tahun depan. Untuk pengajuannya memang sebanyak 17 KUB nelayan yang tersebar dari Nguling sampai Beji. Nantinya jika sama seperti tahun ini, maka masing-masing KUB bisa mendapatkan kurang lebih 70 alat tangkap.

Tujuan usulan bantuan hibah berupa alat tangkap, memang untuk membantu nelayan. Terutama bagi nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang kurang ramah lingkungan seperti mini trawl. Harapannya yang dapat bantuan hibah juga segera berpindah. Selain itu juga alat tangkap yang sudah lama dan rusak bisa berganti yang baru dari hibah Provinsi.

Dinas Perikanan meyakini, usulan bantuan alat tangkap bisa diberikan lagi pada tahun depan. Ini agar nelayan bisa segera berpindah ke alat tangkap yang ramah lingkungan. “Karena sebagian yang belum mau berpindah alasannya karena sudah terbiasa juga terkendala modal. Sehingga kalau ada bantuan alat segera bisa berpindah,” pungkasnya. (eka/fun)

BANGIL – Sedikitnya 17 kelompok usaha bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Pasuruan, diusulkan untuk mendapatkan bantuan hibah. Ketujuhbelas KUB itu diusulkan mendapatkan hibah berupa alat tangkap ke Pemprov Jatim dan diharapkan bisa mendapatkannya di tahun depan.

Di tahun ini, sejatinya sudah ada bantuan hibah serupa dari Pemprov Jatim. Tercatat pada bulan Mei lalu sebanyak 2 KUB nelayan yang mendapatkan bantuan tersebut. Adapun di tahun ini, sebanyak 17 KUB yang diusulkan adalah nelayan di sepanjang pesisir utara.

Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sebelumnya sudah 3 tahun Kabupaten Pasuruan tidak mendapatkan bantuan atau hibah alat tangkap. “Namun tahun ini mulai ada diberikan kepada 2 KUB. Total ada 140 alat tangkap untuk nelayan di Tambaklekok, Kecamatan Lekok,” terangnya.

Sehingga tahun ini, Dinas Perikanan mengusulkan kembali ke Provinsi untuk pemberian bantuan alat tangkap di tahun depan. Untuk pengajuannya memang sebanyak 17 KUB nelayan yang tersebar dari Nguling sampai Beji. Nantinya jika sama seperti tahun ini, maka masing-masing KUB bisa mendapatkan kurang lebih 70 alat tangkap.

Tujuan usulan bantuan hibah berupa alat tangkap, memang untuk membantu nelayan. Terutama bagi nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang kurang ramah lingkungan seperti mini trawl. Harapannya yang dapat bantuan hibah juga segera berpindah. Selain itu juga alat tangkap yang sudah lama dan rusak bisa berganti yang baru dari hibah Provinsi.

Dinas Perikanan meyakini, usulan bantuan alat tangkap bisa diberikan lagi pada tahun depan. Ini agar nelayan bisa segera berpindah ke alat tangkap yang ramah lingkungan. “Karena sebagian yang belum mau berpindah alasannya karena sudah terbiasa juga terkendala modal. Sehingga kalau ada bantuan alat segera bisa berpindah,” pungkasnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/