alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Pembatasan Alun-alun Pasuruan Hanya Kawasan Tertentu, Arena Bermain Tidak Boleh

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Masyarakat Kota Pasuruan sudah mulai bisa menggunakan kawasan alun-alun. Itu, setelah Pemkot kembali membuka salah satu ruang terbuka hijau (RTH) miliknya yang terletak di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, sejak pekan ini. Namun, masyarakat tetap harus mematuhi protokoler kesehatan selama berada di kawasan ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan, pemkot mulai melenturkan kebijakan di kawasan alun alun. Usai sempat ditutup beberapa waktu lalu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, kini masyarakat sudah bisa menggunakannya meski belum maksimal. Garis yang sempat menutup alun-alun sudah tidak dipasang lagi.

“Sesuai penjelasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), kawasan alun-alun sudah mulai dibuka sejak pekan ini. Masyarakat sudah boleh memasuki kawasan setempat. Namun, harus diingat mereka tetap harus mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker,” ungkapnya.

Kokoh menjelaskan, masyarakat sudah bisa memanfaatkan alun-alun setempat untuk rekreasi keluarga seperti berolahraga, duduk di bangku taman untuk menghabiskan waktu atau sekadar jalan-jalan mengitari alun-alun. Namun, khusus untuk areal bermain yang berada di dalam alun-alun masih harus steril dan tidak boleh digunakan untuk sementara waktu. Di luar areal bermain, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang tersedia di RTH tersebut.

STANDAR BARU: Pengunjung di pusat pertokoan di Jalan Niaga mencuci tangannya sebelum masuk ke toko. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Untuk kawasan RTH lainnya di Kota Pasuruan seperti taman di GOR Unsur, Taman Kota, dan sebagainya masih belum dibuka untuk umum. Namun, pihaknya memastikan ke depannya RTH ini akan difungsikan kembali secara bertahap.

Tak hanya itu, mulai Minggu (14/6) pembatasan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP, Polres Pasuruan Kota, dan Kodim 0819 di kawasan alun-alun dan Jalan Niaga saat malam hari secara resmi sudah kembali dibuka. Sehingga, toko maupun pusat perbelanjaan bisa beroperasi seperti biasa tanpa pembatasan jam operasional.

“Kawasan niaga dan sekitarnya yang sempat dilakukan pembatasan, mulai Minggu malam (14/6) sudah kembali dibuka. Namun, kami meminta masyarakat tetap patuh dengan menggunakan protokol kesehatan seperti masker. Untuk areal RTH lainnya di luar alun-alun nanti akan dibuka secara bertahap,” sebut Kokoh.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Umi, 40 , warga Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo mengaku awalnya pihaknya tidak mengetahui jika kawasan alun-alun sudah dibuka. Namun, kebetulan saat dirinya habis berbelanja dengan keluarganya, ia melihat garis yang menutup kawasan alun-alun sudah tidak ada dan banyak orang masuk di areal setempat. Karena itu, ia pun memutuskan untuk menghabiskan waku sejenak di alun-alun bersama keluarganya.

“Awalnya saya tidak tahu, cuma kok saya lihat ramai. Akhirnya saya ajak keluarga duduk di sini (Alun-alun, Red). Tentu kami sangat senang kawasan alun-alun kembali dibuka. Lumayan bisa untuk refreshing bersama keluarga,” jelasnya.

Budi Suparto, salah seorang petugas jaga menjelaskan, banyak pengunjung yang datang berpikir jika semua fasilitas bisa digunakan. Sehingga, ada pengunjung yang sempat menggunakan areal bermain untuk anaknya. Kondisi ini membuat petugas jaga kewalahan karena harus bolak-balik melarang warga yang menggunakan areal bermain ini. Ia berharap ada tulisan larangan terkait penggunaan areal bermain.

“Areal bermain ini masih belum boleh digunakan. Kami kewalahan memperingatkan masyarakat yang tidak tahu. Mereka pikir karena alun-alun sudah dibuka, jadi semua fasilitas boleh digunakan. Harapannya, ya mungkin ada tulisan larangan atau dikasih garis agar tidak ada yang menggunakan,” terangnya. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dewan Pers Dorong Disusun SOP Liputan Aksi Unjuk Rasa

jurnalis rentan dan berpotensi menjadi korban kekerasan saat liputan unjuk rasa.

Dilema Normalisasi Kalimati; Wacana Penggusuran demi Atasi Banjir  

Bila rencana itu dijalankan, 1.208 bidang di tujuh desa/kelurahan yang ada di tiga kecamatan, Kabupaten Pasuruan bakal tergusur.

Tak Ada Lagi Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Hotel Kab Pasuruan    

Jumlah pasien korona di Kabupaten Pasuruan mulai terkendali.

Dalam Waktu 7 Menit, Dua Motor di Petungasri Pandaan Raib

Dua unit motor itu berupa, Honda New Beat bernopol N 4669 TAC dan Honda Vario 125 hitam bernopol W 4771 T.

Sopirnya Ngantuk, Pikap Tabrak Truk di Leces Sampai Ringsek

Untungnya tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian ini.