Baru 4 Bulan, Perolehan Bea Cukai di Kab Pasuruan Sudah Tembus Rp 11 Triliun

BANGIL – Kantor Bea dan Cukai Pasuruan di tahun 2019 ditargetkan penerimaan cukai yang cukup tinggi. Betapa tidak, target yang dibebankan pemerintah pusat mencapai Rp 49,209 Triliun.

Meski tinggi, bea cukai optimistis bisa melampaui. Ini terlihat dari hasil yang diraih mulai Januari-April. Hingga akhir April lalu, penerimaan cukai di Pasuruan sudah tembus di angka Rp 11,104 Triliun. Jika di persentase, jumlah tersebut masih 22,57 persen dari target.

Hal tersebut terdata dalam hasil perolehan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Pasuruan. Edi Budi Santoso, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP A Pasuruan mengatakan, dari persentase penerimaan di awal tahun memang terlihat masih sedikit. Namun jika dilihat persentase target perbulan, justru selalu mencapai target.

“Jadi memang trennya saat awal tahun, penerimaan cukai khususnya di Januari – Februari memang masih sedikit. Ini lantaran banyak perusahaan rokok yang menggenjot produksi saat akhir tahun lalu,” ujarnya.

Dari data Kantor Bea Cukai, di 2 bulan pertama target hanya ditetapkan Rp 44,288 Miliar dan Rp 2,859 Trilium. Dari 2 bulan pertama lalu tercapai realisasi 39,55 persen dan 104 persen. Sedangkan di bulan Maret dan April, target juga terlampaui. Sebab sudah mencapai Rp 2,076 Triliun dan Rp 3,656 Triliun atau tercapai Rp 175 persen dan Rp 122,48 persen.

Dalam 4 bulan pertama lalu, memang tercatat hanya bulan Januari saja yang tidak tercapai target. Sehingga dari realisasi diatas sampai akhir April kemarin tercatat penerimaan mencapai Rp 11,104 Triliun atau 22,57 persen dari target akhri tahun.

Edi menambahkan, tiap bulan targetnya memang berbeda. Ini lantaran melihat tren di tahun-tahun sebelumnya di awal tahun, penerimaan memang biasanya sedikit. Ini juga disebabkan adanya cukai yang tunda bayar.

“Jadi ada yang sudah mengambil cukai di bulan sebelumnya, namun pembayarannya baru 3 bulan setelahnya. Sehingga di lapangan penerimaan bisa lebih besar, meski masih tertunda. Dengan penerimaan yang mencapai 3 bulan selalu melampaui target. Kantor Bea Cukai tetap optimistis bahwa target bisa tercapai sampai akhir tahun nanti,” pungkasnya. (eka/fun)