alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Kejar Truk STNK-nya Tertukar, 2 PNS Kemenhub Tabrak Trotoar

BUGUL KIDUL– Nahas menimpa Yuwan Setiawan, 26, warga Desa Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. PNS Kemenhub yang berdinas di Jembatan Timbang Rejoso itu mengalami kecelakaan lalu lintas.

Insiden itu berlangsung Jumat dini hari (15/2). Yuwan terlibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor Yamaha Vixion. Sebelumnya, ia mengendarai motor dengan nopol P 6675 SZ itu dari Jembatan Timbang Rejoso.

Ia saat itu membonceng Tommy Fajar yang merupakan rekan kerjanya. Dari Jalan Ir Juanda, Yuwan berbelok ke arah kiri memasuki Jalan Patimura, Kecamatan Bugul Kidul.

Petaka tiba saat kedua pegawai itu melaju di Jalan Patimura. Kala itu, kondisi lalu lintas terbilang cukup landai bahkan cenderung sepi. “Pemotor mengalami kecelakaan saat berbelok ke kanan di pertigaan jalan,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Ahmad Jayadi.

Ia menjelaskan, Yuwan diduga mengendarai motor dengan laju kecepatan tinggi. Selain itu, ia juga menilai bahwa pemotor kurang berhati-hati serta tak menguasai medan jalan.

Saat berbelok, laju kecepatan motor masih tinggi hingga menabrak trotoar yang ada di sisi barat jalan. Akibat insiden yang terjadi sekira pukul 3.30 itu, kedua korban terlempar dari atas motor.

Mereka mengalami luka ringan. Petugas kepolisian dan warga setempat pun menolong keduanya untuk dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. “Korban hanya mengalami luka ringan. Sedangkan kondisi motornya rusak pada bagian depan,” ujar Jayadi.

Sejauh ini, Jayadi menyebut pihaknya sudah meminta keterangan dari kedua korban. Setelah itu, polisi menyimpulkan dugaan penyebab kecelakaan itu dikarenakan kedua petugas itu tengah terburu-buru.

“Informasi yang disampaikan, mereka tengah mengejar truk. Karena saat pemeriksaan di jembatan timbang, ada STNK yang tertukar dengan truk lain,” jelas dia. (tom/mie)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja.

Dewan Sebut Pemilik Usaha yang Cemarkan Kaliputih Harus Disanksi

Komisi 3 DPRD Kabupaten Pasuruan, mendesak kasus ini terus diselidiki dan pemilih usaha harus disanksi tegas.

BSU Pekerja Gelombang 2 Pasuruan-Probolinggo Cair Mulai November

Pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.

Laporan Perusakan APK Belum Sempurna, Tim Punya Waktu Dua Hari

Syarat formil itu meliputi subyek pelapor, terlapor, waktu kejadian serta saksi-saksi.

Simpatisan Benahi APK Milik Gus Ipul-Mas Adi yang Dirusak

Sampai saat ini tim p[emenangan gus ipul-mas adi menerima laporan puluhan baliho