SDN Gunggungan Lor Bakal Dibenahi Bulan Depan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hingga Selasa (14/1) sore, siswa SDN Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, masih terus belajar di tenda darurat. Kemungkinan, mereka akan belajar di dalam tenda itu hingga beberapa bulan ke depan. Pasalnya, rehabilitasi sekolah itu baru akan dimulai pada Februari mendatang.

Hal itu diungkap Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indaryati. Menurutnya, saat ini untuk rehab SD itu sudah masuk tahap perencanaan. “Kemungkinan bulan depan baru dimulai. Untuk saat ini baru selesai untuk perencanaanya,” kata perempuan yang akrab disapa Sri itu.

Rehab yang akan dilakukan di SDN tersebut dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sehingga, penanganannya tidak melakui dinas. Tetapi, langsung dari pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Anggaran untuk rehab berkisar Rp 1 miliar. Itu, digunakan untuk rehab total bangunan SD yang keropos dimakan usia itu. Mulai dari ruang kelas, ruang guru, hingga MCK-nya pun ikut dalam rehab anggaran APBN itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN Gunggungan Lor di Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, kondisinya memprihatinkan. Tembok sekolah ini retak dan juga asbesnya ambruk. Selain dimakan usia, itu juga lantaran diterjang angin kencang dan hujan deras beberapa waktu lalu.

Untuk kenyamanan siswanya agar juga tidak membahayakan, pihak dinas meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mendirikan tenda darurat. Tenda tersebut, untuk ruang kelas sementara 27 siswa yang ada di SDN tersebut. (sid/fun)