Berharap Dua Wisata di Kab Probolinggo Ini Baru Sumbang PAD

KRUCIL, Radar Bromo – Di tahun ini, target PAD dari sektor pariwisata hanya sekitar Rp 3,5 miliar. Jumlah itu stagnan lantaran Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) enggan menaikkan target tinggi.

Meski begitu, Dinas Disporaparbud berencana menaikkan target PAD itu saat Perubahan APBD 2020. Dengan alasan, pihaknya menargetkan tahun ini ada dua destinasi wisata yang menjadi penyumbang baru PAD Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Porbolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, selama ini ada 9 destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo yang menjadi penyumbang PAD dari sektor pariwisata. Kondisi itu sama dengan awal tahun ini.

”Kami tidak naikkan target PAD sektor pariwisata karena kondisinya masih sama dengan tahun kemarin. Tapi, kami tetap mendorong realisasi capaian retribusi pariwisata terus meningkat,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (14/1).

Sugeng menjelaskan, direncanakan pertengahan tahun ini pihaknya akan mendorong dua destinasi wisata baru untuk ikut menyumbang PAD. Yaitu, wisata air terjung Guyangan Krucil dan air terjun Kalipedati, Desa Kalianan, Krucil. Dimana, kedua objek destinasi wisata tersebut sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan.

”Kami menargetkan, tahun ini ada dua wisata yang menjadi penyumbang baru PAD sektor pariwisata. Yaitu, air terjun Guyangan dan Kalipedati,” terangnya.

Dalam waktu dekat, dikatakan Sugeng, pihaknya akan segera komunikasikan dengan desa terkait rencana retribusi untuk PAD tersebut. Termasuk soal upaya pengembangan kedua destinasi wisata tersebut. Sehingga, capaian retribusi kedua wisata bisa optimal. “Nanti akan segera kami bahas bersama desa terkait retribusi untuk PAD. Tahun lalu kami sudah mendukung pengembangan kedua destinasi wisata itu dengan pembangunan,” ungkapnya. (mas/fun)