alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Dua Pekan Air Tersendat, PDAM Pantau Kerusakan Pipa di Rejing

BANYUANYAR, Radar Bromo – Tersendatnya pasokan air PDAM Kabupaten Probolinggo, menuju Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, menjadi perhatian serius pengelola PDAM Unit Banyuanyar. Sebab, dua dua pekan pasokan air menuju desa ini terganggu.

Kepala PDAM Unit Banyuanyar Markus Patingtingan, mengatakan setidaknya ada enam titik yang akan dicek. Semuanya berada di Desa Rejing, Kecamatan Tiris. Yakni, tiga titik Rejing Barat, dua titik di Rejing Tengah, dan satu titik di Rejing Tengah Blok Masjid.

“Titik ini memang rawan perusakan pipa oleh warga. Jadi, kami rutin melakukan pengecekan di sana. Lancar atau tidaknya pasokan air dari atas menuju daerah Liprak Kidul, bisa dicek di saluran air dititik tersebut,” ujarnya.

Markus mengatakan, sudah beberapa kali titik tersebut dirusak warga, baik dengan cara dibolongi ataupun dipukul menggunakan alat supaya pipa saluran PDAM pecah. Perilaku seperti ini merupakan modus warga untuk menikmati air PDAM tanpa harus membayar.

“Kami sudah beberapa kali memperbaiki pipa saluran air di Rejing Barat dan Tengah. Namun, setiap selesai perbaikan, beberapa hari kemudian dirusak lagi oleh warga. Saat kami mendapatkan informasi jika di Rejing Barat, pipa saluran airnya bermasalah, besok akan kami cek. Jika memang ada kerusakan, segera kami perbaiki,” ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pihaknya agar keberadaan pipa air ini bisa terjaga. Termasuk dengan merangkul pemerintah desa untuk menjaga fasilitas yang ada agar pasokan air menuju rumah warga tidak terganggu.

“Supaya pengawasan lebih maksimal, pemerintah desa juga kami ajak ikut mengawasi agar masalah distribusi air ini bisa teratasi. Kami berharap setelah diperbaiki, seluruh pemakai jasa PDAM juga turut mengawasi. Jika saluran air lancar, kan warga juga merasakan dampaknya,” ujarnya. (ar/fun)

BANYUANYAR, Radar Bromo – Tersendatnya pasokan air PDAM Kabupaten Probolinggo, menuju Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, menjadi perhatian serius pengelola PDAM Unit Banyuanyar. Sebab, dua dua pekan pasokan air menuju desa ini terganggu.

Kepala PDAM Unit Banyuanyar Markus Patingtingan, mengatakan setidaknya ada enam titik yang akan dicek. Semuanya berada di Desa Rejing, Kecamatan Tiris. Yakni, tiga titik Rejing Barat, dua titik di Rejing Tengah, dan satu titik di Rejing Tengah Blok Masjid.

“Titik ini memang rawan perusakan pipa oleh warga. Jadi, kami rutin melakukan pengecekan di sana. Lancar atau tidaknya pasokan air dari atas menuju daerah Liprak Kidul, bisa dicek di saluran air dititik tersebut,” ujarnya.

Markus mengatakan, sudah beberapa kali titik tersebut dirusak warga, baik dengan cara dibolongi ataupun dipukul menggunakan alat supaya pipa saluran PDAM pecah. Perilaku seperti ini merupakan modus warga untuk menikmati air PDAM tanpa harus membayar.

“Kami sudah beberapa kali memperbaiki pipa saluran air di Rejing Barat dan Tengah. Namun, setiap selesai perbaikan, beberapa hari kemudian dirusak lagi oleh warga. Saat kami mendapatkan informasi jika di Rejing Barat, pipa saluran airnya bermasalah, besok akan kami cek. Jika memang ada kerusakan, segera kami perbaiki,” ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pihaknya agar keberadaan pipa air ini bisa terjaga. Termasuk dengan merangkul pemerintah desa untuk menjaga fasilitas yang ada agar pasokan air menuju rumah warga tidak terganggu.

“Supaya pengawasan lebih maksimal, pemerintah desa juga kami ajak ikut mengawasi agar masalah distribusi air ini bisa teratasi. Kami berharap setelah diperbaiki, seluruh pemakai jasa PDAM juga turut mengawasi. Jika saluran air lancar, kan warga juga merasakan dampaknya,” ujarnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/