Kebut Proyek Jalan Tongas–Lumbang Supaya Tepat Waktu

ON PROGRES: Pengendara melintas di Jalan Raya Tongas-Lumbang, yang sebagian sudah diselesaikan. Proyek ini diprediksi selesai awal bulan depan. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TONGAS, Radar Bromo – Pembangunan proyek ruas jalan Tongas–Lumbang terus dikebut. Sekitar 5,9 kilometer ruas jalan sisi sebelah timur dan barat telah dibangun beton. Proyek pembangunan ruas jalan ini ditargetkan akan selesai tepat waktu yakni minggu ke dua di bulan Oktober.

Proyek pembangunan jalan yang menggunakan anggaran Rp 30 miliar ini, dilaksanakan di ruas jalan Tongas–Lumbang. Panjang totalnya sekitar 6,75 kilometer. Saat ini proyek sudah 70 persen tahap pengerjaan.

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami mengatakan, jika proyek ruas jalan Tongas–Lumbang mempunyai masa pelaksanaan dari tanggal 15 April dan ditargetkan selesai pada 11 Oktober 2019. Saat ini pembangunan terus dilaksanakan, mengingat pembangunan jalan hanya dilakukan pada malam hingga pagi hari yakni antara pukul 20.00–04.00.

“Pengerjaan itu merupakan metode pelaksanaan kontraktor dan proyek pembangunan ruas jalan ini direncanakan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, ada hambatan berupa pengerjaan proyek. Sebab proyek hanya bisa dikerjakan pada malam hingga pagi hari. Selain itu, pengerjaan beton yang bergantian antara sisi timur dan barat. Namun, itu bukan menjadi penghalang dalam penyelesaian proyek ini.

“Beberapa hari yang lalu pengerjaan beton dilakukan di sisi sebelah timur jalan, terus kami kebut. Pembangunannya saat ini bergantian di sisi sebelah barat yang panjangnya sudah sama. Ini bukanlah suatu hambatan,” ujarnya.

Penyelesaian pembangunan ruas jalan akan dilakukan secara terus menerus sampai dengan waktu yang telah ditentukan. Pihaknya berkeyakinan proyek ini akan selesai dengan tepat waktu. Menurutnya, pembangunan jalan ini sudah tepat, dimana pembangunan dilakukan dengan memperhatikan arus lalu lintas yang ada.

“Metode pembangunan jalan di malam hingga pagi hari, selain supaya pembangunan cepat selesai juga untuk menghindari kemacetan yang ada di ruas jalan tersebut,” tandasnya. (ar/fun)