alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Bekuk Pengedar asal Paiton di Pasar Buah Semampir

PAJARAKAN, Radar Bromo – Saiful Bahri, warga Desa Kalikajar Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo kini menjadi penghuni baru sel tahanan Mapolres Probolinggo. Itu setelah pria berusia 40 tahun tersebut, ditangkap polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Saiful Bahri dibekuk Kamis (12/9) sekitar pukul 13.00. Ia ditangkap oleh pihak kepolisian saat berada di depan pasar buah Semampir, Kecamatan Kraksaan.

Iptu Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Sebelumnya ada laporan bahwa pelaku diduga sering melakukan traksaksi penjualan SS.

Dari laporan itu, Satreskoba melakukan penyelidikan.”Setelah kami selidiki ternyata benar. Karena itu, saat berada di depan pasar buah pelaku langsung kami tangkap,” ujarnya.

Penangkapan terhadap pelaku sendiri begitu cepat. Pelaku saat ditangkap tidak melakukan perlawanan. Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku tidak melawan. Mungkin tahu kalau sudah mau ditangkap,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, pelaku mengakui bahwa mengedarkan narkoba jenis SS. Modusnya yaitu menawarkan kepada calon pembelinya. Jika sudah deal, maka pelaku membawakan SS tersebut.

“Menawarkan terlebih dulu. Setelah sudah setuju pelaku mengantarkan barangnya,” ungkapnya.

Dari tangan tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua paket SS dengan berat 0,35 gram dan 1,56 gram; satu buah plastik klip warna bening dan 1 unit handphone warna hitam. Semua itu disita oleh petugas guna kepentingan penyidikan. “Pelaku dan barang buktinya saat ini sudah diamankan di Polres,” ungkapnya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 (1) sub 112 (1) UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika. Sedangkan untuk dari mana pelaku mendapatkan barang, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan.

“Masih kami dalami lebih lanjut, termasuk dari mana barang itu berasal. Juga dari jaringan mana,” kata pria yang pernah bertugas di polres Jember itu. (sid/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Saiful Bahri, warga Desa Kalikajar Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo kini menjadi penghuni baru sel tahanan Mapolres Probolinggo. Itu setelah pria berusia 40 tahun tersebut, ditangkap polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Saiful Bahri dibekuk Kamis (12/9) sekitar pukul 13.00. Ia ditangkap oleh pihak kepolisian saat berada di depan pasar buah Semampir, Kecamatan Kraksaan.

Iptu Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Sebelumnya ada laporan bahwa pelaku diduga sering melakukan traksaksi penjualan SS.

Dari laporan itu, Satreskoba melakukan penyelidikan.”Setelah kami selidiki ternyata benar. Karena itu, saat berada di depan pasar buah pelaku langsung kami tangkap,” ujarnya.

Penangkapan terhadap pelaku sendiri begitu cepat. Pelaku saat ditangkap tidak melakukan perlawanan. Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku tidak melawan. Mungkin tahu kalau sudah mau ditangkap,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, pelaku mengakui bahwa mengedarkan narkoba jenis SS. Modusnya yaitu menawarkan kepada calon pembelinya. Jika sudah deal, maka pelaku membawakan SS tersebut.

“Menawarkan terlebih dulu. Setelah sudah setuju pelaku mengantarkan barangnya,” ungkapnya.

Dari tangan tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua paket SS dengan berat 0,35 gram dan 1,56 gram; satu buah plastik klip warna bening dan 1 unit handphone warna hitam. Semua itu disita oleh petugas guna kepentingan penyidikan. “Pelaku dan barang buktinya saat ini sudah diamankan di Polres,” ungkapnya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 (1) sub 112 (1) UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika. Sedangkan untuk dari mana pelaku mendapatkan barang, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan.

“Masih kami dalami lebih lanjut, termasuk dari mana barang itu berasal. Juga dari jaringan mana,” kata pria yang pernah bertugas di polres Jember itu. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/