Gara-gara Video Mandi Sambil Naik Motor, Dua Pelajar Dipanggil Polisi

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Ada-ada saja ulah S dan I, dua pelajar asal Kota Pasuruan. Keduanya mandi sambil naik motor. Aksi mereka itu bahkan direkam dan di-share di medsos. Dalam waktu cepat, video itu pun viral.

Dalam video berdurasi 27 detik yang beredar, dua remaja yang merupakan pelajar sebuah SMA di Kota Pasuruan itu, berboncengan naik motor. S yang menyetir motor dan I dibonceng.

Mereka bertelanjang dada. Hanya mengenakan celana pendek, melaju di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

Di antara keduanya, diletakkan sebuah ember berisi air, lengkap dengan gayung. Remaja yang dibonceng, lantas mengguyurkan air dengan gayung ke badannya. Kemudian, ganti mengguyurkan air ke tubuh temannya yang mengemudi. Begitu terus bergantian. Mereka asyik keramas atau mencuci rambut yang berbusa.

Tak lama setelah video itu viral, polisi menelusuri dua remaja tersebut. Mereka lantas diketahui sebagai S dan I yang masih tercatat sebagai pelajar di sebuah SMA di Kota Pasuruan.

Kedua pelajar itu akhirnya dipanggil polisi, Rabu (11/12). Di hadapan polisi, mereka mengaku sengaja membuat konten video itu agar viral.

“Kami telusuri dan memanggil mereka. Sebab, beredarnya konten video memperagakan mandi dengan sepeda motor, itu membuat resah masyarakat,” ungkap Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi.

Pihaknya lantas membina dua remaja itu agar tak lagi beraksi serupa. Sebab, dalam video yang beredar, dua remaja itu tak hanya mandi di atas motor yang melaju. Mereka juga tak mengenakan helm sebagai salah satu pengaman saat berkendara. Sikap ini dinilai membahayakan dan memberikan contoh tidak baik.

“Kami berharap tidak ada yang meniru membuat konten seperti itu. Karena selain membahayakan diri sendiri, aksi seperti ini juga membahayakan orang lain,” tandasnya. (tom/fun)