alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Waspadai ISPA yang Dominan Menyerang Anak-Anak saat Masa Pancaroba

Istirahat Nyaman Bisa Cegah dan Obati ISPA

ISPA sering membuat anak-anak rewel. Sulit beristirahat. Karena itu, proses pemulihannya bisa terganggu. Normalnya, anak-anak usia 3-5 tahun sehari harus tidur 10-12 jam. Anak usia 6-13 tahun sehari harus tidur 9-11 jam. Waktu istirahat yang nyaman sangat membantu proses pemulihan.

Ada beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan di rumah. Di antaranya, memberikan anak cukup makan dan minum. Saat terkena ISPA, anak akan menjadi kurang mau makan dan minum. Hal ini bisa mengakibatkan dehidrasi. Karena itu, cobalah memberikan anak cukup air putih untuk mencegahnya mengalami dehidrasi.

”Air putih juga dapat membantu mengencerkan dahak. Sehingga saluran pernapasannya terasa lebih lega,” terang dr Catur yang merupakan dokter anak di RSIA Amanah Probolinggo itu.

Jika anak tidak mau minum air putih, coba berikan pilihan lain. Bisa air lemon dan teh hangat yang dicampur madu. Namun ingat, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme atau keracunan bakteri.

Menurut dia, saat sakit, anak membutuhkan energi yang cukup. Jadi, pastikan anak makan secara teratur. Jika tidak dapat menghabiskan porsi makan seperti biasa, berikan anak porsi makan lebih sedikit, namun lebih sering. ”Bila perlu, berikan suplemen multivitamin sesuai anjuran dokter agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi,” terang dokter yang memiliki dua anak itu.

Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk pemulihan. Coba ciptakan suasana yang nyaman dan bersih di kamar tidurnya. ”Orang tua bisa membacakan buku cerita dan memeluk anak hingga tertidur,” bebernya.

 

Jaga Kebersihan dan Kumur Air Garam

Saat sedang terkena ISPA, anak akan merasakan batuk dan sakit tenggorokan. Keluhan tersebut bisa diatasi dengan berkumur air garam hangat. Caranya adalah mencampurkan segelas air hangat dengan 2 sendok teh garam. Kemudian larutkan. Setelah itu, minta anak untuk berkumur dengan air garam tersebut, tapi lalu keluarkan lagi dari mulut.

Istirahat Nyaman Bisa Cegah dan Obati ISPA

ISPA sering membuat anak-anak rewel. Sulit beristirahat. Karena itu, proses pemulihannya bisa terganggu. Normalnya, anak-anak usia 3-5 tahun sehari harus tidur 10-12 jam. Anak usia 6-13 tahun sehari harus tidur 9-11 jam. Waktu istirahat yang nyaman sangat membantu proses pemulihan.

Ada beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan di rumah. Di antaranya, memberikan anak cukup makan dan minum. Saat terkena ISPA, anak akan menjadi kurang mau makan dan minum. Hal ini bisa mengakibatkan dehidrasi. Karena itu, cobalah memberikan anak cukup air putih untuk mencegahnya mengalami dehidrasi.

”Air putih juga dapat membantu mengencerkan dahak. Sehingga saluran pernapasannya terasa lebih lega,” terang dr Catur yang merupakan dokter anak di RSIA Amanah Probolinggo itu.

Jika anak tidak mau minum air putih, coba berikan pilihan lain. Bisa air lemon dan teh hangat yang dicampur madu. Namun ingat, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme atau keracunan bakteri.

Menurut dia, saat sakit, anak membutuhkan energi yang cukup. Jadi, pastikan anak makan secara teratur. Jika tidak dapat menghabiskan porsi makan seperti biasa, berikan anak porsi makan lebih sedikit, namun lebih sering. ”Bila perlu, berikan suplemen multivitamin sesuai anjuran dokter agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi,” terang dokter yang memiliki dua anak itu.

Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk pemulihan. Coba ciptakan suasana yang nyaman dan bersih di kamar tidurnya. ”Orang tua bisa membacakan buku cerita dan memeluk anak hingga tertidur,” bebernya.

 

Jaga Kebersihan dan Kumur Air Garam

Saat sedang terkena ISPA, anak akan merasakan batuk dan sakit tenggorokan. Keluhan tersebut bisa diatasi dengan berkumur air garam hangat. Caranya adalah mencampurkan segelas air hangat dengan 2 sendok teh garam. Kemudian larutkan. Setelah itu, minta anak untuk berkumur dengan air garam tersebut, tapi lalu keluarkan lagi dari mulut.

MOST READ

BERITA TERBARU

/