alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Penonton Konser Probolinggo Tempo Doeloe Adu Jotos

MAYANGAN, Radar Bromo – Konser musik dangdut dalam event Probolinggo Tempo Doeloe di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Senin (11/11) sore, diwarnai aksi saling jotos. Syukur, petugas keamanan berhasil mencairkan suasana hingga pertunjukan usai.

Konser dangdut itu digelar dengan sejumlah bintang tamu. Salah satunya, Sodiq Monata. Sejak konser digelar, ratusan penonton yang didominasi pemuda terlihat larut dengan alunan musik. Mayoritas mereka terlihat asyik berjoget.

Namun, di tengah-tengah pertunjukan, sejumlah penonton mulai menggila. Ada yang melempar botol bekas kemasan air minum kepada penonton lainnya hingga saling senggol ketika berjoget. Tak ayal, berawal dari saling senggol, adu jotos pun pecah.

Kisruh itu terjadi hingga tiga kali. Beruntung petugas keamanan langsung bertindak mengamankan penonton yang dianggap provokator. “Saya tidak tahu kejadian pastinya. Yang jelas, saya enak-enak joget di sisi depan barat timur tiba-tiba di sisi depan barat selatan kisruh,” ujar salah satu penonton asal Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Fangga Aditya.

Menurutnya, kebanyakan yang terlibat aksi adu jotos merupakan remaja yang terpengaruh minuman beralkohol. “Minum dulu, jika gak minum mana berani dia adu jotos begitu. Apalagi ada petugas,” ujarnya.

Selang 10 menit kejadian pertama dapat diredam, kembali terjadi aksi kedua. Sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP, berusaha kembali mengurai tawuran tersebut.

Sejumlah penonton yang diduga sebagai provokator sampai melarikan diri hendak keluar stadion. Mereka diamankan ketika berusaha kabur keluar dari stadion. Ada dua orang yang diamankan dan dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota. “Kami bawa ke Mapolresta dan kami data,” ujar Kanit Reskrim Polsek Mayangan Ipda Mugi.

Di mapolresta, mereka dibina dan baru diperolehkan pulang setelah dijemput orang tuanya. Dari data polisi, diketahui dua orang yang diamankan itu berasal dari Kota Probolinggo dan seorang lagi dari Kabupaten Probolinggo. “Sekitar pukul 19.00 mereka dipulangkan. Sebab, keluarga sudah menjemput. Selain itu dilakukan pembinaan,” ujarnya. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Konser musik dangdut dalam event Probolinggo Tempo Doeloe di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Senin (11/11) sore, diwarnai aksi saling jotos. Syukur, petugas keamanan berhasil mencairkan suasana hingga pertunjukan usai.

Konser dangdut itu digelar dengan sejumlah bintang tamu. Salah satunya, Sodiq Monata. Sejak konser digelar, ratusan penonton yang didominasi pemuda terlihat larut dengan alunan musik. Mayoritas mereka terlihat asyik berjoget.

Namun, di tengah-tengah pertunjukan, sejumlah penonton mulai menggila. Ada yang melempar botol bekas kemasan air minum kepada penonton lainnya hingga saling senggol ketika berjoget. Tak ayal, berawal dari saling senggol, adu jotos pun pecah.

Kisruh itu terjadi hingga tiga kali. Beruntung petugas keamanan langsung bertindak mengamankan penonton yang dianggap provokator. “Saya tidak tahu kejadian pastinya. Yang jelas, saya enak-enak joget di sisi depan barat timur tiba-tiba di sisi depan barat selatan kisruh,” ujar salah satu penonton asal Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Fangga Aditya.

Menurutnya, kebanyakan yang terlibat aksi adu jotos merupakan remaja yang terpengaruh minuman beralkohol. “Minum dulu, jika gak minum mana berani dia adu jotos begitu. Apalagi ada petugas,” ujarnya.

Selang 10 menit kejadian pertama dapat diredam, kembali terjadi aksi kedua. Sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP, berusaha kembali mengurai tawuran tersebut.

Sejumlah penonton yang diduga sebagai provokator sampai melarikan diri hendak keluar stadion. Mereka diamankan ketika berusaha kabur keluar dari stadion. Ada dua orang yang diamankan dan dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota. “Kami bawa ke Mapolresta dan kami data,” ujar Kanit Reskrim Polsek Mayangan Ipda Mugi.

Di mapolresta, mereka dibina dan baru diperolehkan pulang setelah dijemput orang tuanya. Dari data polisi, diketahui dua orang yang diamankan itu berasal dari Kota Probolinggo dan seorang lagi dari Kabupaten Probolinggo. “Sekitar pukul 19.00 mereka dipulangkan. Sebab, keluarga sudah menjemput. Selain itu dilakukan pembinaan,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/