Persekap Butuh Lawan Berat agar Kualitas Tim Merangkak

JAGA FISIK: Pemain Persekap berlatih di stadion Untung Suropati Jumat (12/10) sore. Selain latihan, Persekap butuh sparring partner dengan tim yang levelnya minimal sama. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Tim pelatih Persekap terus memoles skill anak asuhnya. Meski frekuensi berlatih yang dijalani Bayu Handika cs cukup renggang, namun tim pelatih tetap memperhatikan porsi latihan. Selain itu, Persekap juga butuh uji coba melawan tim berat sebelum babak 32 besar digelar.

Pelatih Asyari Cahyani mengatakan, porsi latihan yang diberikan terhadap anak asuhnya memang lebih berat dibanding sebelumnya. Hal itu dilakukan, lantaran ia yakin tim-tim yang akan dihadapi anak asuhnya nanti cukup berat.

“Kami latihan hanya tiga kali dalam sepekan. Tapi porsinya tetap berat. Saya fokus agar anak-anak tidak kehilangan feeling ball. Saya harap mereka juga tak tergantung hanya saat latihan bersama. Mereka harus tetap berlatih secara individu,” ujarnya.

Hingga saat ini, Asyari mengaku masih menunggu keputusan dari jajaran manajemen. Salah satunya terkait dengan agenda uji coba yang dinilai sangat urgen bagi para pemain. Menurutnya, anak asuhnya memang perlu dihadapkan dengan tim yang berat dalam uji coba.

Namun, setelah gagal menggelar uji coba melawan tim dari Liga 1, Asyari kembali membidik beberapa tim dari Liga 2. Ia berharap, manajemen pun bisa mengabulkan keinginannya tersebut. Sebab, ia menilai performa tim tidak bisa dibentuk hanya dengan program latihan saja.

“Tetap butuh uji coba. Saya sedang berkomunikasi dengan beberapa tim. Memang harus dengan tim yang lebih tinggi dari Persekap. Karena tim yang akan kita hadapi di babak selanjutnya kan lebih berat,” terang dia.

Kendati demikian, Asyari belum dapat memastikan tim mana yang akan dihadapi oleh Persekap dalam uji coba. Ia berharap, manajemen bisa mengambil langkah untuk segera menentukan tim yang akan diundang dalam uji coba. Mengingat waktu yang dimiliki Persekap sebelum laga, masih cukup panjang.

“Saya harap uji coba bisa segera dilakukan. Sehingga ketika sudah memasuki fase kompetisi kami hanya butuh uji coba dengan tim lokal saja,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, sejumlah pemain cadangan yang dirasa masih sangat kurang terampil. Sehingga, Asyari masih bersikukuh hendak mencoret beberapa pemain tersebut. “Sudah saya usulkan, tapi memang harus ada pemain pengganti yang lebih baik,” pungkasnya. (tom/fun)