alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Lahan Tanah Kas Desa di Gempol Dilalap Api, Warga Perumahan Panik

GEMPOL, Radar Bromo Ketenangan warga Perumahan Harapan Insani di Dusun Tanjung, Desa/Kecamatan Gempol, mendadak berubah Jumat (13/9) siang. Itu, setelah alang-alang di atas lahan tanah kas desa (TKD) dilalap api.

Khawatir api menjalar ke permukiman, warga pun langsung melaporkan kebakaran itu ke Mapolsek Gempol. Tak lama berselang, petugas piket Sabhara dan Reskrim Polsek Gempol tiba di lokasi kejadian. Menyusul kemudian, petugas pemadam kebakaran (damkar).

“Luas lahan TKD-nya dua hektare. Setelah api berhasil dipadamkan, di TKP tinggal sekitar satu hektare saja yang tak terbakar,” ujar Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Api diketahui berkobar sekitar pukul 13.00. Baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.45. Petugas pun langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran itu.

“Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Sebab, warga mengetahuinya sudah terjadi kebakaran. Dugaan awal, bisa karena puntung rokok yang dibuang sembarangan atau penyebab lainnya,” imbuh perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Usai api berhasil dijinakkan, polisi meminta warga untuk gotong royong membersihkan rumput liar di atas lahan TKD itu. Hal itu untuk meminimalisasi insiden serupa atau hal-hal tak diinginkan lainnya. (zal/mie)

GEMPOL, Radar Bromo Ketenangan warga Perumahan Harapan Insani di Dusun Tanjung, Desa/Kecamatan Gempol, mendadak berubah Jumat (13/9) siang. Itu, setelah alang-alang di atas lahan tanah kas desa (TKD) dilalap api.

Khawatir api menjalar ke permukiman, warga pun langsung melaporkan kebakaran itu ke Mapolsek Gempol. Tak lama berselang, petugas piket Sabhara dan Reskrim Polsek Gempol tiba di lokasi kejadian. Menyusul kemudian, petugas pemadam kebakaran (damkar).

“Luas lahan TKD-nya dua hektare. Setelah api berhasil dipadamkan, di TKP tinggal sekitar satu hektare saja yang tak terbakar,” ujar Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Api diketahui berkobar sekitar pukul 13.00. Baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.45. Petugas pun langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran itu.

“Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Sebab, warga mengetahuinya sudah terjadi kebakaran. Dugaan awal, bisa karena puntung rokok yang dibuang sembarangan atau penyebab lainnya,” imbuh perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Usai api berhasil dijinakkan, polisi meminta warga untuk gotong royong membersihkan rumput liar di atas lahan TKD itu. Hal itu untuk meminimalisasi insiden serupa atau hal-hal tak diinginkan lainnya. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/