alexametrics
31 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

BMKG Prediksi Awal Musim Hujan Mundur November

PANDAAN, Radar Bromo- Awal musim hujan tahun ini diperkirakan mundur. Biasanya, awal musim hujan terjadi di bulan Agustus – September. Namun, tahun ini diperkirakan mundur di bulan November.

Perkiraan ini disampaikan BMKG di kantor Stasiun Geofisika Tretes, Pandaan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mundurnya awal musim hujan.

“Tahun ini berdasarkan prakiraan cuaca, awal musim hujan mundur. Jika tahun lalu September sudah hujan, sekarang mundur pada November. Tepatnya pekan ke dua atau ke tiga,” beber Suwarto, kasi observasi dan informasi di Stasiun Geofisika Tretes.

Mundurnya awal musim hujan di tahun ini, menurutnya diprediksi berdasarkan perkembangan cuaca. Juga dilihat dari hitungan data statistik curah hujan yang terjadi selama 30 tahun terakhir.

Suwarto menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan awal musim hujan mundur. Di antaranya, karena faktor regional. Yakni, perbedaan suhu di timur Afrika dan di barat Sumatera yang terus bergerak. Pergerakannya berpengaruh terhadap suhu dan cuaca di Indonesia.

“Mundurnya awal musim hujan tahun ini, berlaku 60 persen di wilayah Jatim. Termasuk Pasuruan dan Probolinggo, kota maupun kabupaten,” tuturnya.

Mundurnya awal musim, menurut Suwarto, adalah hal yang wajar terjadi. “Nanti awal musim hujannya antara Januari hingga Februari,” ungkapnya. (zal/fun)

 

PANDAAN, Radar Bromo- Awal musim hujan tahun ini diperkirakan mundur. Biasanya, awal musim hujan terjadi di bulan Agustus – September. Namun, tahun ini diperkirakan mundur di bulan November.

Perkiraan ini disampaikan BMKG di kantor Stasiun Geofisika Tretes, Pandaan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mundurnya awal musim hujan.

“Tahun ini berdasarkan prakiraan cuaca, awal musim hujan mundur. Jika tahun lalu September sudah hujan, sekarang mundur pada November. Tepatnya pekan ke dua atau ke tiga,” beber Suwarto, kasi observasi dan informasi di Stasiun Geofisika Tretes.

Mundurnya awal musim hujan di tahun ini, menurutnya diprediksi berdasarkan perkembangan cuaca. Juga dilihat dari hitungan data statistik curah hujan yang terjadi selama 30 tahun terakhir.

Suwarto menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan awal musim hujan mundur. Di antaranya, karena faktor regional. Yakni, perbedaan suhu di timur Afrika dan di barat Sumatera yang terus bergerak. Pergerakannya berpengaruh terhadap suhu dan cuaca di Indonesia.

“Mundurnya awal musim hujan tahun ini, berlaku 60 persen di wilayah Jatim. Termasuk Pasuruan dan Probolinggo, kota maupun kabupaten,” tuturnya.

Mundurnya awal musim, menurut Suwarto, adalah hal yang wajar terjadi. “Nanti awal musim hujannya antara Januari hingga Februari,” ungkapnya. (zal/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/