alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Tes Urine Calon Pengantin Belum Bisa Diterapkan di Kab Probolinggo

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tes urine untuk calon pengantin (catin) masih belum bisa diterapkan oleh Kemenag Kabupaten Probolinggo. Sebab, di kabupaten dengan 24 kecamatan ini belum ada Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo Muhammad Barzan. Menurutnya, bulan kemarin diadakan pertemuan di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Pertemuan itu dihadiri oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur dan diikuti Kasi Bimas Islam se-Jawa Timur.

Hasilnya, dinyatakan tes urine baru bisa dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Juli lalu, seluruh kasi Bimas di Jawa Timur melakukan rapat di Kanwil. Disimpulkan hanya 17 kabupaten/kota di Jawa Timur yang baru bisa melaksanakan ini (tes urine catin). Kabupaten Probolinggo, tidak termasuk di dalamnya,” ujarnya.

Tujuh belas kabupaten/kota itu segera diwajibkan melaksanakan tes urine untuk calon pengantin. Ini dengan pertimbangan lokasi tersebut sudah memiliki kantor BNN. “Hasil rapat di Kanwil, bulan ini (Agustus) kami lakukan sosialisasi kepada KUA di tingkat kecamatan. Untuk penerapannya, di daerah mulai dilaksanakan pada September,” ujarnya.

Barzan mengatakan, penerapannya masih menunggu petunjuk teknis dari Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. “Karena Kabupaten Probolinggo tidak termasuk 17 kabupaten/kota itu, maka hanya dilakukan sosialisasi sembari menunggu juknis dari Kanwil untuk susulan pelaksanaan tes urine untuk calon pengantin,” jelasnya.

Barzan mengatakan, pelaksanaan tes urine ini bukan untuk menyulitkan calon pengantin. Tapi, untuk mewujudkan keturunan yang baik dan sehat yang dilakukan dalam ikatan perkawinan yang sah. “Untuk melaksanakan pernikahan yang dihitung ibadah, jangan dipersulit. Karena Kabupaten Probolinggo masih belum memiliki BNN, makanya masih belum diterapkan,” ujarnya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.