Kuota Pengunjung Bromo Dinaikkan Lipat Dua

SUKAPURA, Radar Bromo – Reaktivasi wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) dievaluasi kemarin. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menambah kuota kapasitas pengunjung yang boleh masuk ke wisata BTS tiap harinya, hingga dua kali lipat. Yaitu menjadi 40 persen dari kuota pada kondisi normal.

Kuota 40 persen pengunjung itu, di destinasi site Pananjakan, Kabupaten Pasuruan 356 orang/hari; site Bukit Cinta, Kabupaten Pasuruan 56 orang/hari; site Bukit Kedaluh, Kabupaten Pasuruan 172 orang/hari; site Savana Teletubbies, Kabupaten Probolinggo 694 orang/hari; site Mentigen Kabupaten Probolinggo 200 orang/hari.

Kepala Seksi wilayah I Balai Besar TNBTS, Sarmin mengatakan, dua pekan reaktivasi secara bertahap wisata BTS telah dilakukan. Pihaknya kemarin, melakukan evaluasi atas reaktivasi selama ini. Sejauh ini, selama reaktivasi kepatuhan dan ketertiban akan penerapan protokol kesehatan di wisata BTS sudah berjalan. Tinggal pihaknya lebih meningkatkan dan menjaganya.

”Sejauh ini sudah tertib dan penerapan protokol kesehatan sudah maksimal. Baik itu dari petugas, pelaku jasa wisata maupun pengunjung,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Sarmin menjelaskan, tingginya masyarakat yang ingin berkunjung ke wisata BTS, membuat kebijakan baru. Nah dari hasil evaluasi, pihaknya menambah kuota pengunjung yang boleh masuk ke wisata BTS tiap harinya menjadi 40 persen dari kondisi normal. Mengingat, masyarakat banyak yang tidak bisa datang berkunjung karena kuota sudah full booking.

”Sebelumnya kuota hanya 20 persen, kami naikkan jadi 40 persen. Untuk pembelian tiket masuk hanya dapat dilakukan secara online sesuai dengan ketersediaan kuota sebesar 40 persen,” terangnya

Disinggung soal syarat lainnya bagi pengunjung untuk bisa masuk ke wisata BTS? Sarmin mengaku tidak ada perubahan aturan persyaratan lainnya bagi pengunjung. Mulai dari wajib membawa surat keterangan sehat, pakai masker dan batas usia tetap. (mas/fun)