alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

11 Kelurahan di Kota Pasuruan Masih Kategori Kumuh, Mana Saja Ya

PANGGUNGREJO – Jumlah kawasan kumuh di Kota Pasuruan terus diupayakan pemkot setempat. Salah satunya dengan mengajak peran aktif masyarakat setempat. Alhasil, luas kawasan kumuh sudah semakin berkurang.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan Gustav Purwoko mengungkapkan, rencana pengentasan kawasan kumuh masih terus berlanjut. Sebab, 11 kelurahan masih dinyatakan kumuh.

Karena itu, pihaknya tahun ini kembali menggelontorkan anggaran pengentasan kawasan kumuh senilai Rp 10 miliar. Anggaran ini di antaranya sudah diserap untuk pembangunan IPAL dan septic tank di lima kelurahan. Yakni, Kelurahan Trajeng, Kandangsapi, Kebonsari, Ngemplakrejo, dan Bugullor.

“Sejauh ini penyerapannya sudah dua kali siklus. Siklus pertama dan kedua untuk sanitasi. Masing-masing siklus kelurahan tersebut mendapatkan anggaran Rp 500 juta,” katanya.

Gustav menjelaskan, penyerapan program kawasan kumuh ini sudah membuahkan hasil. Jumlah kawasan kumuh di Kota Pasuruan jauh berkurang. Dari 80 hektare pada akhir 2017 lalu, saat ini kawasan kumuh tinggal 34 hektare.

Menurutnya, sejauh ini 11 kelurahan yang masih masuk kategori kumuh adalah Kelurahan Kandangsapi, Bangilan, Mandaranrejo, Ngemplakrejo, Kebonsari, Trajeng, Mayangan, Tambakan, Bugullor, dan Panggungrejo di Kecamatan Panggungrejo. Serta, Kelurahan Gadingrejo di Kecamatan Gadingrejo.

Untuk mempercepat pengurangan kawasan kumuh tersebut, Pemkot mengajak peran aktif masyarakat setempat. Yakni, tahap perencanaan dilakukan oleh RT/RW setempat dan lingkungan yang siap melaksanakan didahulukan untuk penyelesaiannya.

“Per September ini, jumlah kawasan kumuh sudah berkurang. Kami akan menitikberatkan pada sanitasi, drainase, dan pembangunan jalan lingkungan di siklus ketiga ini,” ungkap Gustav. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Bantuan Sapi dari Kementan Baru Didroping 72 Ekor, Totalnya 1.000

Program 1000 Desa sapi dari Kementerian Pertanian RI mulai didroping di kandang sapi di Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Kembali Kerek PAD Wisata Kab Pasuruan Tahun Depan

Target Pemkab Pasuruan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata tahun ini, cukup seret.

Intens Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Akhir Tahun

Potensi bencana saat musim hujan perlu diwaspadai. Salah satunya tanah longsor.

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.