Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Tosari dan Tutur Tunggu Keputusan

TOSARI, Radar Bromo – Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan masih menunggu keputusan pusat, soal kuota pupuk bersubsidi di kecamatan Tutur dan Tosari. Sejauh ini pemerintah pusat belum memberi kabar soal pemblokiran distribusi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yetti Purwaningsih, Kepala Dinas Pertanian didampingi Dibyo Darminto, Kabid Sarana prasarana Dinas Pertanian. Yetti mengatakan, sampai awal tahun ini memang masih belum ada kepastian dari pusat terkait bakal dibukanya blokir untuk distribusi pupuk subsidi di Tosari dan Tutur.

“Kami masih menunggu terkait kepastian pembukaan blokir. Namun harapan kami di tahun 2020, mulai ada penyaluran kembali pupuk subsidi di Tosari dan Tutur,” terangnya.

Sebelumnya, distribusi pupuk bersubsidi untuk kecamatan Tosari dan Tutur memang sempat dihentikan, oleh pusat. Ini lantaran di Tosari dan Tutur tidak lagi ditemukan lahan sawah, sehingga dianggap tidak membutuhkan pupuk subsidi.

Terkait hal tersebut, Dinas Pertanian bahkan sudah mengajukan 4 kali surat permintaan agar pemblokiran dibuka. Mulai dari bulan Mei, Juni, November dan Desember tahun lalu. Dan terakhir juga bertemu dengan DPR RI untuk mengkoordinasikan agar membuka blokir tersebut.

“Termasuk untuk pengajuan kuota pupuk 2020, kami tetap mengusulkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ke pusat, termasuk di Tosari dan Tutur,” terangnya. Pengajuan RDKK untuk Tosari sebesar 1.376 ribu ton dan untuk Kecamatan Tutur pengajuan sebesar 711 ribu ton.

Heri Subhan, Ketua KTNA Tutur berharap pemblokiran pupuk subsidi di Tutur dan Tosari segera dibuka. “Ini lantaran petani buah di Tosari harus merogoh modal lebih besar untuk membeli pupuk. Karena terlalu mahal sehingga kita harus mengurangi pupuk dan imbasnya hasil buah apel tidak maksimal,” terangnya.

Dikatakan Heri, jika pupuk urea jika subsidi seharga Rp 90 ribu per 50 kg. Maka jika non-subsidi mencapai Rp 250 ribu per 50 kg. Sehingga harapannya pupuk subsidi bisa diberikan kembali sehingga biaya produksi kembali bisa ditekan. (eka/fun)