alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Polisi Ciduk 4 PSK-1 Mucikari dari Kawasan Tretes Prigen

BANGIL, Radar Bromo–Meski kerap dilakukan razia, kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan belum steril dari bisnis esek-esek. Buktinya, kemarin petugas berhasil menciduk empat pekerja seks komersial (PSK) dan seorang mucikari.

Mereka diciduk saat Polres Pasuruan menggelar operasi cipta kondisi jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Operasi itu sendiri berlangsung di wilayah Tretes, Kelurahan/ Kecamatan Prigen. Sejumlah petugas kepolisian dikerahkan untuk menyisir lokasi yang ditengarai menjadi sarang PSK menjajakan diri.

Mereka melakukan operasi itu dengan cara undercover. “Kami melakukan undercover dengan berpura-pura menjadi pemesan jasa PSK,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Sunarti.

Menurut Sunarti, operasi tersebut berlangsung  Selasa (10/12) sekitar pukul 22.00. Giat operasi itu berjalan sekitar satu jam. Hasilnya, empat PSK yang mematok harga sekitar Rp 750 ribu sekali kencan short time, berhasil diciduk petugas.

Bukan hanya empat PSK yang berhasil diringkus. Polisi juga mengamankan seorang mucikari dari keempat PSK itu. Mereka kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan lanjutan.

Empat PSK yang diciduk itu adalah AS, PI, SA, dan BA. Sementara seorang mucikari yang berhasil diciduk adalah M. Hudi, warga Kelurahan/ Kecamatan Prigen. Sunarti menguraikan, empat PSK tersebut akan disidang tipiring.

Sementara untuk mucikari, akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Untuk mucikarinya, kami kenai pasal 506 KUHP. Ancamannya bisa di atas satu tahun penjara,” terang Sunarti saat mendampingi Kasatreskrim. (one/mie)

 

BANGIL, Radar Bromo–Meski kerap dilakukan razia, kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan belum steril dari bisnis esek-esek. Buktinya, kemarin petugas berhasil menciduk empat pekerja seks komersial (PSK) dan seorang mucikari.

Mereka diciduk saat Polres Pasuruan menggelar operasi cipta kondisi jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Operasi itu sendiri berlangsung di wilayah Tretes, Kelurahan/ Kecamatan Prigen. Sejumlah petugas kepolisian dikerahkan untuk menyisir lokasi yang ditengarai menjadi sarang PSK menjajakan diri.

Mereka melakukan operasi itu dengan cara undercover. “Kami melakukan undercover dengan berpura-pura menjadi pemesan jasa PSK,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Sunarti.

Menurut Sunarti, operasi tersebut berlangsung  Selasa (10/12) sekitar pukul 22.00. Giat operasi itu berjalan sekitar satu jam. Hasilnya, empat PSK yang mematok harga sekitar Rp 750 ribu sekali kencan short time, berhasil diciduk petugas.

Bukan hanya empat PSK yang berhasil diringkus. Polisi juga mengamankan seorang mucikari dari keempat PSK itu. Mereka kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan lanjutan.

Empat PSK yang diciduk itu adalah AS, PI, SA, dan BA. Sementara seorang mucikari yang berhasil diciduk adalah M. Hudi, warga Kelurahan/ Kecamatan Prigen. Sunarti menguraikan, empat PSK tersebut akan disidang tipiring.

Sementara untuk mucikari, akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Untuk mucikarinya, kami kenai pasal 506 KUHP. Ancamannya bisa di atas satu tahun penjara,” terang Sunarti saat mendampingi Kasatreskrim. (one/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/