alexametrics
31 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Senin Ini Murid SDN Gentong Kembali Masuk usai Insiden Atap Ambruk

GADINGREJO, Radar Bromo – Senin ini (11/11), siswa-siswi SDN Gentong Kota Pasuruan, akan kembali bersekolah. Sebelum masuk sekolah, Minggu (10/11) ratusan siswa SDN Gentong mengikuti istighotsah dan doa bersama di Masjid Al Ghofuriyah, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo.

Kegiatan ini diikuti wali murid dan seluruh siswa, mulai kelas I sampai kelas VI.  Mereka mengikuti kegiatan dengan khusyuk. Seusai doa bersama, KH Halim Mas’ud dari PCNU Kota Pasuruan memberikan tausiyah. Kiai Halim juga berharap, seluruh korban diberikan ketabahan. Sementara dua korban yang meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Yang patut dilakukan oleh wali murid dan kerabat yang ditinggalkan adalah sabar dan tawakkal. Sebab, tidak ada yang dapat menghalangi ketentuan dan ketetapan Allah,” jelas Kiai Halim.

Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Nailur Rohman atau akrab disapa Gus Amma’ menambahkan, musibah tersebut merupakan sebuah ujian. Allah SWT memberikan ujian agar semu pihak, mengingat Allah dan semakin meningkatkan ketakwaan pada Allah.

“Bagi yang bersabar sesuai janji Allah, akan mendapat pahala. Kita doakan guru dan siswa kembali bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemkot Pasuruan sudah menyiapkan pendampingan bagi SDN Gentong untuk KBM hari ini. Harapannya, siswa SDN Gentong melupakan luka traumatis yang dialami usai ambruknya atap empat ruang kelas setempat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan, Siti Zunniati menegaskan, dinas sudah menyiapkan program trauma healing bagi siswa. Mulai hari ini, trauma healing akan diberikan pada semua siswa. Kelas I sampai kelas VI.

Mereka semua, akan mulai bersekolah hari ini . Mereka akan menempati Madrasah Diniyah (Madin) Al Islamiyah yang terletak di sisi barat SDN Gentong. Mereka masuk dengan sistem dua sif atau bergantian, yakni pagi dan siang.

“Namun, yang diberikan pada siswa tidak murni KBM. KBM akan menitikberatkan pada pemulihan psikis dan trauma pada siswa. Untuk itu, Pemkot sudah bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi asal Kota Malang,” terang Zun panggilannya, di sela-sela kegiatan istighotsah.

Kegiatan ini akan dilakukan selama satu pekan. Nantinya, pihaknya akan memilah siswa yang mengalami luka trauma yang masuk kategori berat, sedang atau ringan. Lalu, mekanisme penanganannya akan dilakukan secara berbeda.

“Dari sini kami akan lakukan observasi. Nantinya jika memang memerlukan pendampingan lebih lama, tentu akan diberikan. Termasuk kami akan melihat kondisi siswa terlebih dahulu,” ungkapnya. (riz/hn)

GADINGREJO, Radar Bromo – Senin ini (11/11), siswa-siswi SDN Gentong Kota Pasuruan, akan kembali bersekolah. Sebelum masuk sekolah, Minggu (10/11) ratusan siswa SDN Gentong mengikuti istighotsah dan doa bersama di Masjid Al Ghofuriyah, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo.

Kegiatan ini diikuti wali murid dan seluruh siswa, mulai kelas I sampai kelas VI.  Mereka mengikuti kegiatan dengan khusyuk. Seusai doa bersama, KH Halim Mas’ud dari PCNU Kota Pasuruan memberikan tausiyah. Kiai Halim juga berharap, seluruh korban diberikan ketabahan. Sementara dua korban yang meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Yang patut dilakukan oleh wali murid dan kerabat yang ditinggalkan adalah sabar dan tawakkal. Sebab, tidak ada yang dapat menghalangi ketentuan dan ketetapan Allah,” jelas Kiai Halim.

Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Nailur Rohman atau akrab disapa Gus Amma’ menambahkan, musibah tersebut merupakan sebuah ujian. Allah SWT memberikan ujian agar semu pihak, mengingat Allah dan semakin meningkatkan ketakwaan pada Allah.

“Bagi yang bersabar sesuai janji Allah, akan mendapat pahala. Kita doakan guru dan siswa kembali bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemkot Pasuruan sudah menyiapkan pendampingan bagi SDN Gentong untuk KBM hari ini. Harapannya, siswa SDN Gentong melupakan luka traumatis yang dialami usai ambruknya atap empat ruang kelas setempat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan, Siti Zunniati menegaskan, dinas sudah menyiapkan program trauma healing bagi siswa. Mulai hari ini, trauma healing akan diberikan pada semua siswa. Kelas I sampai kelas VI.

Mereka semua, akan mulai bersekolah hari ini . Mereka akan menempati Madrasah Diniyah (Madin) Al Islamiyah yang terletak di sisi barat SDN Gentong. Mereka masuk dengan sistem dua sif atau bergantian, yakni pagi dan siang.

“Namun, yang diberikan pada siswa tidak murni KBM. KBM akan menitikberatkan pada pemulihan psikis dan trauma pada siswa. Untuk itu, Pemkot sudah bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi asal Kota Malang,” terang Zun panggilannya, di sela-sela kegiatan istighotsah.

Kegiatan ini akan dilakukan selama satu pekan. Nantinya, pihaknya akan memilah siswa yang mengalami luka trauma yang masuk kategori berat, sedang atau ringan. Lalu, mekanisme penanganannya akan dilakukan secara berbeda.

“Dari sini kami akan lakukan observasi. Nantinya jika memang memerlukan pendampingan lebih lama, tentu akan diberikan. Termasuk kami akan melihat kondisi siswa terlebih dahulu,” ungkapnya. (riz/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/