Mau ke Malang, Pelajar SMK Tewas Tabrak Tronton di Purwosari

PURWOSARI, Radar Bromo– Rencana Cahyono Ragil Sampurno, 17, untuk pergi ke Kota Malang, justru menjadi petaka. Remaja asal Dusun Pucanganom, Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari tersebut, mengalami kecelakaan, Senin (10/8) malam lalu. Dia meregang nyawa usai motornya menabrak tronton di ruas jalur Surabaya-Malang, tepatnya di Purwosari.

Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com, insiden itu terjadi sekitar pukul 22.30. Malam itu korban yang masih berstatus siswa kelas XI sebuah SMK ini, terlihat mengendarai motor Yamaha Vega nopol N 6953 TR seorang diri. Saat itu dia melaju dari arah utara ke selatan. Rencananya dia hendak menuju Kota Malang.

Sesampainya di TKP, korban menabrak tronton muatan kosong nopol W 9201 NL, yang berjalan dari arah timur ke barat yang tengah menyeberang ke utara. Tronton ini dikemudikan Saehu, 49, asal Dusun Botohan, Desa Pager, Kecamatan Purwosari.

“Korban adalah warga di desa kami, masih pelajar di SMKN. Malam itu keluar rumah naik motor sendirian, tujuannya mau ke Kota Malang. Ditengah perjalanan, motornya menabrak tronton posisi nyeberang,” ungkap Sekdes Pucangsari Syaifuddin.

Sesaat setelah kejadian, kondisi korban didapati kritis. Seketika itu juga langsung dilarikan ke IGD Puskesmas Purwosari. Setibanya di puskesmas, tak lama kemudian nyawanya tak tertolong.

“Dahinya memar dan desok, pipi kiri robek, mata kiri lebam. Korban meninggal di Puskesmas Purwosari, setelah itu dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk divisum. Selasa pagi (11/8) dimakamkam,” jelasnya.

“Posisi trontonnya di pihak kurang menguntungkan. Saat nyebrang, sopirnya kurang hati-hati. Sehingga tertabrak motor dari samping, dan pengendaranya meninggal dunia,” beber Kaposlantas Purwosari Aiptu Bambang Hariono. (zal/fun)