PMII Dukung Keputusan Pemkot Tutup Hiburan Malam

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Langkah Pemkot Probolinggo tidak memperpanjang izin operasional dua tempat hiburan malam di Kota Probolinggo, terus mendapat dukungan. Termasuk dari organisasi kepemudaan (OKP).

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo, yang menyatakan dukungan sejak awal, kembali menyuarakan dukungannya. Mereka menyakinkan dukungannya yang diberikan sejak 2017 silam, tidak akan berubah.

“Tidak hanya datang menemui Wali Kota langsung perihal penutupan, pada Minggu (7/7). Pada 2017, kami juga melakukan aksi damai mendesak Wali Kota pada masa itu,” ujar Ketua Cabang (PC) PMII Probolinggo Auliya Wahyu Alfianpratama.

Pihaknya mengaku akan teus mendukung kebijakan Wali Kota dalam penutupan tempat hiburan malam. Alasannya, adanya tempat hiburan malam, lebih banyak mudharat dibanding manfaatnya. Ia juga menyayangkan sikap DPRD yang mengaku akan merekomendasikan pembukaan tempat hiburan malam.

Ketua Ikatan Alumni PMII Probolinggo M. Badrus Sholeh mengatakan, polemik penutupan tempat hiburan malam sudah terjadi sejak 15 tahun lalu. Saat itu, pihaknya juga sudah mendesak pemerintah menutup tempat hiburan malam dengan cara berdemo.

“Kala itu aksi yang dilakukan menemui kesepakatan dan bukti kesepakatan meniadakan tempat hiburan malam itu masih ada sampai sekarang,” ujarnya. Kalau sampai tempat tempat hiburan malan itu dibuka kembali, kami siap melawan. Entah secara hukum maupun politik,” ujarnya. (mg1/rud)