alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Gelapkan Satu Truk Boks Rokok Surya Senilai Rp 1,5 Miliar, Tiga Dibekuk

KRAKSAAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo berhasil menggagalkan penggelapan satu truk boks rokok Gudang Garam Surya 12. Tiga orang berhasil diamankan. Salah satunya adalah karyawan PT. Surya Madistrindo, Tbk Paiton, perusahaan rokok yang digelapkan.

Ketiga pelaku adalah Erik Syahroni, 28, warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Dia adalah karyawan driver operasional di PT. Surya Madistrindo, Tbk Paiton.

Dua lainnya adalah Rosidatul Imam, 34, warga Jl. Serma Abdurrahman, Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Dan Fatoni, 27, warga Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto menegaskan, dugaan penggelapan ini dilaporkan perusahaan pada Rabu (31/7). “Laporan dilakukan oleh salah satu petugas perusahaan,” terangnya saat merilis kasus ini, Sabtu (10/8) di Mapolres Probolinggo di Pajarakan.

Petugas pun langsung menindaklanjuti laporan itu. Petugas akhirnya berhasil menangkap ketiga pelaku, secara bergantian.

Sehari setelah laporan diterima Polres, Fatoni ditangkap petugas. Dia ditangkap Kamis (1/8).

Sehari kemudian, petugas kembali menangkap satu pelaku. Kali ini, Rosidatul Imam ditangkap, Jumat (2/8).

Terakhir, petugas menangkap Erik Syahroni sebagai otak penggelapan ini. Dia ditangkap Sabtu (3/8) di rumah temannya di Maron.

Kapolres menyebut, otak pelaku penggelapan adalah Erik. Awalnya pada Rabu (31/7), Erik keluar dari gudang perusahaan di Paiton dengan membawa truk boks bernopol N 8277 BC.

Hari itu, Erik yang bekerja sebagai driver operasional di perusahaan itu, membawa satu truk boks rokok senilai Rp 1,5 Miliar. Rencananya, rokok itu akan diantar menuju gudang pos di Kota Probolinggo.

Namun, ternyata Erik tidak mengantar rokok ke tempat tujuan. Saat sampai di Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Erik mengeluarkan rokok yang dibawa.

Caranya, erik memotong gembok truk boks dengan menggunakan gerinda. Begitu gembok berhasil dibuka, dia mengeluarkan sebagian rokok.

Rokok-rokok itu lantas dijual ke pengecer di sekitar Desa Satreyan. Total rokok yang dijual ke pengecer sebanyak 30 dus. Tiap dus harganya Rp 11 juta.

“Erik menjual sebagian rokok kepada pengecer di Desa Satreyan. Sisanya ia simpan di kontrakan yang berada di Kota Probolinggo,” terang Kapolres.

Setelah menjual rokok ke pengecer, Erik melanjutkan perjalanan ke Maron. Di Maron, dia menyimpan sebagian rokok dari truk. Di lantas ke kontrakannya di Kota Probolinggo. Di sini, semua sisa rokok dari truk disimpan Erik.

Setelah menguras isi muatan truk boks, Erik lantas meninggalkan truk itu begitu saja di dekat jalan tol Leces.

Selama menjalankan aksinya itu, Erik dibantu dua rekannya. Saat menurunkan sebagian muatan truk di Maron, dia dibantu Fatoni. Sementara saat menyimpan rokok di rumah kontrakannya di Kota Probolinggo, Erik dibantu Rosidatul Imam.

“Dua orang rekan tersangka yang lain turut membantu dalam kasus ini. Mereka memiliki peran masing-masing,” lanjut Kapolres.

Kini, ketiga tersangka dijerat dengan pasal berbeda. Erik dijerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapa dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara dua rekannya, Fatoni dan Rodidatul Imam, dijerat dengan pasal 372 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara.

Selain merilis kasus penggelapan, Polres Probolinggo juga merilis dua kasus lain. Yaitu, prostitusi online. Pada kasus ini, Polres mengamankan satu pelaku. Yaitu, Rudi Hartono, 36, warga Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kasus yang lain, yaitu curanmor. Pada kasus curanmor ini, Polres mengamankan dua pelaku. Yaitu Hendra Setiawan, 24, dan Firmansyah, 36. Keduanya warga Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. (ar/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.

Ajukan Lagi Lintasan Atletik Rp 4 M untuk Stadion Pogar

Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Pasuruan berencana mengusulkan kembali tambahan fasilitas di di Stadion R Soedrasono, tahun depan.

PJU di Kraksaan Sering Mati Akibat Diterpa Hujan-Angin

Setelah beberapa kali diperbaiki, Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Kraksaan kembali mati.