Polisi Belum Temukan Keberadaan Ayah Tiri yang Hamili Anaknya

PURWOREJO – Dua bulan sudah laporan dugaan persetubuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) oleh ayah tirinya, MS, diterima Polresta Pasuruan. Namun, sejauh ini Korps Bhayangkara ini belum berhasil menemukan keberadaan MS.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pasuruan Ipda Suwondo mengungkapkan, PPA masih mencari keberadaan MS. Dan, sejauh ini keberadaannya masih belum berhasil terlacak. Karena itu, MS masih berstatus terlapor.

“Tentu kami masih mendalami laporan dugaan persetubuhan yang menimpa ABK, Bunga (bukan nama sebenarnya). Kami masih berupaya mencari keberadaan MS,”ungkapnya.

Suwondo menjelaskan, pihaknya membutuhkan keterangan dari MS. Tujuannya, untuk mengetahui fakta yang sebenarnya tentang laporan tersebut. Sehingga, diketahui peran MS. Jika memang MS bersalah, maka laporan ini bisa naik ke tingkat penyidikan.

“Keterangan dari MS masih kami buru. Makanya, kami masih berupaya mencari keberadaannya. Kami terus mencarinya melalui kerabat dan temannya,” jelas Suwondo.

Sementara itu, pendamping Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pasuruan Irfianto menyebut, Bunga dan ibunya, NS masih menginap di yayasan tempat Bunga bersekolah. Ia pun memastikan kondisi Bunga dan NS membaik.

“Kondisi mental Bunga dan NS tidak terganggu. Namun, kami tetap melakukan pendampingan. Yang jelas, mereka masih tinggal di sekolah Bunga,” terangnya.

Untuk diketahui, Bunga yang berstatus ABK sedang hamil. Usia kandungan penyandang tunagrahita ini kini sudah empat bulan. Yang mengejutkan, Bunga hamil akibat perbuatan MS, ayah tirinya. Setelah menghamili, MS sempat berniat menggugurkan kandungan Bunga. Namun, upaya ini urung karena keluarga Bunga melarangnya. (riz/fun)