alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Jaga Anak, Tersangka Curwan asal Wonomerto Ditangkap

BANTARAN – Aksi pencurian sapi di Dusun Kaporan, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo pada 10 Desember lalu mulai terungkap. Saat ini, tim gabungan Buser Polres Probolinggo dan Polsek Bantaran berhasil menangkap seorang pelaku diantaranya.

BB: Barang bukti sapi yang sempat dicuri Edi dan sejumlah temannya. (Istimewa)

Pelaku yang ditangkap itu diketahui bernama Edi, 30 asal Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto. Ia ditangkap di rumahnya saat tengah menjaga anaknya yang masih kecil, pada Kamis malam (9/5), sekitar pukul 19.30.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, penangkapan Edi merupakan hasil ungkap kasus curwan. Edi disangka masuk komplotan pencurian sapi pada 10 Desember 2018 lalu.

Yang jadi korban pencurian sapi adalah Hasan Haz, 26, warga Dusun Kaporan Desa Tempuran Bantaran. “Pencurian hewan-nya, Desember tahun lalu. Tapi, pelaku baru kami tangkap. Karena pelaku ini sering menghilang dan sulit ditemukan di rumahnya,” kata perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Mantan kasatreskrim Polresta Pasuruan dan Situbondo ini menjelaskan, pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, korban hendak memberi makan sapi ke kandang belakang rumah.

Saat itulah, diketahui 4 ekor sapi sudah tidak ada dan hilang. Kondisi pintu kandang saat itu juga terbuka. Dari situ, korban langsung meminta bantuan warga dan melakukan pengejaran ke arah selatan hingga sampai di jalan Desa Legundi.

”Saat dikejar, korban dan warga menemukan empat ekor sapinya yang hilang itu di barat kantor Balai Desa Legundi. Waktu ditemukan, ada pelaku yang berusaha membawa kabur. Karena kepepet, akhirnya pelaku berlari berpencar meninggalkan sapi milik korban,” terang Riyanto.

Dari situ dikatakan Kasat reskrim, pihaknya pun melakukan penyelidikan. Sejumlah warga didapati mengenali wajah pelaku. Nah, Kamis lalu, saat mendapati pelaku ada di rumah, tim gabungan langsung melakukan penggrebekan.

Tersangka saat itu sedang menjaga anaknya. Sebab, sang istri masih menggelar salat tarawih. “Tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Dengan ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara,” tegasnya. (mas/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.