Dapat DBHCHT RSUD dr R Soedarsono Bakal Tambah Ruangan Kelas III

PURWOREJO, Radar Bromo – Jumlah pasien yang bisa ditampung di kelas III du RSUD dr R Soedarsono bakal semakin bertambah. Pasalnya, rumah sakit pelat merah itu berencana menambah ruang rawat inap tahun ini. Total anggaran Rp 1,747 miliar sudah disiapkan untuk merealisasikannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, dr. Tina Soelistyaningsih mengungkapkan, ruang rawat inap saat ini memiliki 278 tempat tidur. Ini terakhir kali dibangun pada 2010 lalu. Jumlah tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi jumlah pasien yang melakukan rawat inap di kelas III.

“Kami hanya punya satu lantai untuk ruang kelas III. Jumlah ini ya kurang untuk rumah sakit tipe C. Apalagi pasien yang rawat inap tidak hanya dari Kota Pasuruan saja, tapi ada juga yang berasal dari wilayah Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Tina menjelaskan, pihaknya ruang rawat inap ini nantinya akan dijadikan dua lantai. Masing masing lantai memiliki 288 tempat tidur. Sehingga jumlah pasien yang ingin melakukan rawat inap di ruang kelas III di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan semakin banyak yang dapat tertampung.

Untuk merealisasikannya, pihak RSUD sudah menyiapkan anggaran dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2020. Dengan ruang yang lebih luas dan memadai ini, maka ruang instalasi gawat darurat (IGD), ruang rawat inap dan ruang rawat jalan bisa terintegrasi. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan.

“Selain itu, anggaran Rp 1,747 miliar ini juga dialokasikan untuk ruang medical record. Lokasinya berdekatan dengan ruang rawat jalan milik RSUD di sisi selatan rumah sakit. Jadi semuanya bisa terintegrasi,” sebut Tina. (riz/fun)