Siapkan Tiga Lokasi Rusuwa setelah 2019 Gagal Dapat

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus berupaya menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Yakni berupa rumah susun sewa (rusuwa). Tahun ini, Pemkot kembali mengajukan bantuan pembangunan rusuwa ke pemerintah pusat.

Hal itu dilakukan lantaran sebelumnya bantuan urung didapat pada 2019. Padahal, Pemkot sudah mengajukannya sejak setahun sebelumnya. Selain itu, Pemkot juga telah menyiapkan lahan yang lokasinya di sekitar Rusuwa Tembokrejo.

Lokasi itu kemudian juga sempat disurvei oleh tim dari kementerian. Hanya saja, Kementerian PUPR batal memberikan bantuan. Pasalnya, bantuan rusun saat itu dialihkan ke beberapa pondok pesantren.

“Sesuai dengan rencana semula, kami mengajukan bantuan rusunawa itu untuk tahun ini,” kata Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso, Kamis (9/1).

Pengajuan itu bahkan sudah disampaikan ke kementerian sejak tahun lalu. Sekitar bulan September, bersama dengan pengajuan bantuan, lanjut Budi, pihaknya juga menyertakan beberapa lokasi lahan yang sudah disediakan Pemkot.

Ia menyebut, ada tiga lokasi yang kini telah siap untuk dibangun rusun. “Di Petahunan ada satu lokasi, kemudian dua di Tembokrejo,” imbuhnya.

Budi berharap bantuan itu bisa terealisasi tahun ini. Sehingga, peluang masyarakat Kota Pasuruan yang membutuhkan hunian layak bisa terpenuhi. Namun, sampai saat ini pihaknya juga belum mendapat pemberitahuan lebih jauh mengenai pengajuannya itu.

“Sampai sekarang kami belum dapat info apakah disetujui. Nanti akan kami komunikasikan lagi,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemkot kini telah memiliki tiga rusun. Di antaranya rumah susun sederhana sewa di Tambaan dan Petahunan. Serta rumah susun sewa di Tembokrejo. (tom/fun)