PLt Dispendik Dijabat Sekretaris, Sinyal Jadi Promosi?

DRINGU, Radar Bromo – Rotasi jabatan yang dilakukan Bupati Probolinggo menyisakan dua jabatan OPD yang kosong. Yaitu, Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Kemudian, Hj. P. Tantriana Sari selaku Bupati pun menunjuk sekretaris dinas masing-masing sebagai Plt kepala dinasnya.

Pada Dispendik, Fathur Rozi yang jabat sekretaris ditunjuk sebagai Plt kepala Dispendik. Bahkan, digadang-gadang jabatan kepala Dispendik kosong disiapkan untuk Fathur Rozi promosi sebagai pejabat eselon II. Sedangkan, Plt Dinas Satpol PP adalah Aruman yang baru dilantik menjadi sekretaris Dinas Satpol PP.

”Insyaallah sekretaris dinas yang kosong akan menjadi Plt sampai ada pejabat definitif,” kata Bupati saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo seusai mutasi dan pelantikan di pendapa, kemarin.

Atas tudingan dan informasi beredar soal Fathur Rozi digadang-gadang disiapkan untuk jabat kepala Dispendik, Bupati menepisnya. Kekosongan jabatan OPD Dispendik disiapkan untuk Sekdin Fathur Rozi. Dengan semangat open bidding, dirinya berhak mendapatkan personel terbaik.

Tentunya dari sisi kemampuan, integritas, akhlak. Siapapun yang terpilih, melalui Baperjakat, tim asesmen adalah yang tepat dan mampu memberikan kebaikan bagi Kabupaten Probolinggo.

”Belum juga dilakukan. Jangan begitu dong. Namanya open bidding. Siapapun, boleh mendaftar dan berkompetisi. Jangan menggiring opini bahwa Bupati mendorong satu dua orang,” tandasnya.

Plt kepala OPD yang kosong dikatakan Bupati, dianggap masih mumpuni. Seperti halnya Aruman, sekretaris Dinas Satpol PP, dirasa mampu menjadi Plt. Karena sebelumnya Aruman pernah menjadi kepala kantor Satpol PP. ”Nanti tinggal tunggu SK Plt-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Fathur Rozi, sekretaris Dispendik saat dikonfirmasi belum mengetahui soal dirinya ditunjuk sebagai Plt kepala Dispendik. Karena memang sampai saat ini belum ada SK dan pemberitahuan. ”Saya masih belum cukup umur untuk menjadi kepala dinas,” ujarnya singkat. (mas/fun)